Berita

China siap berkontribusi dalam skema COVAX dengan menyediakan 10 juta dosis vaksin Covid-19/Net

Dunia

China Siap Berikan 10 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Lewat Skema COVAX

RABU, 03 FEBRUARI 2021 | 22:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China siap memberikan 10 juta dosis vaksin Covid-19 kepada negara-negara berkembang melalui inisiatif global yang disebut COVAX.

Hal itu ditegaskan oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin pada Rabu (3/1). Dia mengatakan bahwa China menanggapi permintaan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk terlibat dalam inisiatif COVAX untuk membantu negara-negara berkembang mengisi kekurangan pasokan vaksin Covid-19.

“Kami berharap negara-negara di komunitas internasional yang memiliki kemampuan akan beraksi, mendukung COVAX melalui tindakan praktis, mendukung pekerjaan Organisasi Kesehatan Dunia, membantu negara-negara berkembang mendapatkan vaksin tepat waktu dan berkontribusi untuk menaklukkan pandemi," kata Wang seperti dikabarkan Channel News Asia.


Namun Wang tidak menjelaskan lebih rinci soal vaksin mana yang diberikan China untuk inisiatif COVAX.

Untuk diketahui, COVAX merupakan inisiatif yang dikoordinasikan oleh WHO dan Aliansi Vaksin GAVI.

Inisiatif ini dibuat untuk memastikan negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah memiliki cukup dosis vaksin Covid-19, karena negara-negara kaya telah mengambil sebagian besar dari miliaran dosis vaksin Covid-19 mendatang dari sebagian besar pembuat vaksin.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya