Berita

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin/Net

Kesehatan

Cooming Soon Permenkes Terkait Vaksin Gotong Royong Dan Penggunaan Rapid Anti Gen Untuk Standar Testing

RABU, 03 FEBRUARI 2021 | 15:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mengeluarkan aturan (beleid) baru terkait percepatan vaksinasi dan standar testing Covid-19.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto menerangkan, Presiden Joko Widodo meminta agar proses vaksinasi bisa dilakukan secara cepat.
 
"Bapak Presiden (Jokowi) mendorong agar vaksinasi bisa ditingkatkan, baik dari segi volume maupun dari segi waktu. Sehingga heard immunity (kekebalan komunal) cepat bisa dilaksanakan," ujar Airlangga dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (3/2).


Karena itu, Kementerian Kesehatan direncanakan akan menerbitkan satu beleid baru terkait dengan program vaskinasi tersebut.

Bahkan, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, kata Airlangga, sudah menyanggupi dalam ratas bersama Presiden hari ini untuk meningkatkan kapasitas dan waktu vaksinasi.

"Mereka yang akan merencanakan soal vaksinasi, sehingga heard immunity ini selama satu tahun bisa tercapai dengan vaksin gotong royong. Pak Menkes akan buat permenkesnya," ungkap Airlangga.

Dalam Permenkes itu, Airlangga menyebutkan isinya juga mengatur terkait standar baru tes Covid-19 menggunakan Rapid Antigen.

"Jadi Rapid Antigen bisa dimasukkan ke dalam Permenkes, sehingga ini bisa dilakukan untuk screening," tuturnya.

"Karena kita tau Rapid Antigen dari segi biaya lebih rendah dari PCR, sehingga bisa dilakukan untuk screening awal," demikian Airlangga menambahkan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya