Berita

Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP Partai Nasdem Moh. Haerul Amri/Net

Politik

Dukung Usulan Menpora, Nasdem Minta Atlet Diprioritaskan Sebagai Sasaran Vaksinasi

SELASA, 02 FEBRUARI 2021 | 14:32 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan Pemerintah  pemerintah untuk segera memberikan vaksin kepada para atlet yang memang memiliki mobilitas tinggi dan sering keluar masuk negara lain.
 
Merespons pernyataan Menpora, Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP Partai Nasdem Moh. Haerul Amri memberikan dukungan penuh terhadap upaya menteri tersebut.

Politisi muda yang karib disapa Aam ini mengatakan, posisi atlet sangat penting mendapatkan prioritas vaksin lantaran harus berjuang mengharumkan nama bangsa.


Argumentasi Aam, para atlet yang bertugas mengharumkan nama bangsa tidak bisa ditunda. Sehingga, pemerintah harus mendapatkan prioritas dari pemerintah yakni Kementerian Kesehatan.

"Para atlet adalah pahlawan kita sehingga memberikan vaksin adalah supporting system yang bisa melindungi mereka dari paparan virus corana,” ungkap Aam.

Lebih lanjut, Aam mengatakan, jika para atlet tidak mendapatkan vaksinasi segera dan kemudian tertular virus asal Wuhan, China itu, maka Indonesia akan mengalami kerugian besar.
 
“Otomatis tidak bisa bertanding dan menjadi kehilangan besar bagi Indonesia untuk tetap eksis dalam kompetisi olahraga internasional. Apalagi, kita sedang bersiap-siap menghadapi kualifikasi Olimpiade 2021,” tegas Sekretaris Jenderal Garda Pemuda Nasdem tersebut.
 
Selain itu, Aam menambahkan, selain mengurus pentas olahraga dunia, pemerintah harus memikirkan bagaimana menggerakkan kembali olahraga dalam negeri yang mati suri.
 
“Menghidupkan kembali olahraga yang sempat hibernasi akibat pandemi adalah langkah tepat untuk menggerakkan ekonomi. Maka, para atlet dan ofisial harus diprioritaskan mendapatkan vaksinasi,” pintanya.
 
Selanjutnya, Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor ini meminta pemerintah memperhatikan ekonomi para atlet dengan memberikan bantuan.

Menurutnya, para atlet yang tidak produktif karena pandemi harus diberikan bantuan oleh pemerintah, misalnya, dalam bentuk modal usaha.
 
“Kita tidak bisa menutup mata dengan kenyataan para atlet yang hidup dari kompetisi olahraga harus kehilangan pencaharian dari profesionalitas mereka lantaran kompetisi tidak ada,” tutup Aam.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya