Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Solid Lawan "Kudeta" AHY, Jansen Sitindaon: Kudoakan Engkau Baik-baik Saja Jenderal

SENIN, 01 FEBRUARI 2021 | 19:05 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Setelah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan terbuka bahwa ada upa apengambilalihan kepemimpinan Demokrat publik bertanya-tanya siapa sesungguhnya mereka itu.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Jansen Sitindaon melalui cuitannya memberikan signal tentang sosok jenderal dibalik upaya "kudeta" yang dilakukan terhadap AHY.

Setelah Jansen menceritakan masa perjuanganya di partai berlogo mercy selama 12 tahun. Ia menegaskan bahwa dia akan solid di bawah komando kepemimpinan AHY.


Ia kemudian menyampaikan pesan politik kepada beberapa orang oknum partai yang diduga melakukan kudeta untuk menjaga hubungan dan jasa baik Susilo Bambang Yudhoyono.

Meski tidak menyebutkan nama, Jansen mendoakan oknum pelaku yang diduga melakukan upaya kudeta itu dengan doa supaa tidak lupa dengan jasa politik yang telah didapatkan.

"Aku hanya ingin mengetukmu sebagai sesama orang yang didalam diri kita ada jasa Pak SBY, kudoakan engkau baik-baik saja Jenderal, tidak kena karma atas lupanya engkau akan sejarah dirimu," demikian cuitan Jansen Sitindaon, Senin petang (1/2).

Jansen berharap seluruh kader Demokrat di seluruh Indonesia agar tetap solid di bawah kepemimpinan AHY.

"Dari kejadian ini semoga kita semua kader @PDemokrat di seluruh Indonesia menjadi tambah kuat dan solid. Mari kita jaga rumah besar kita," demikian cuitan Jansen.

AHY Senin (1/2) sore tadi mengatakan bahwa ada oknum kader dan mantan kader bersama orang dekat Presiden Joko Widodo yang berusaha mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat.

AHY mengakui dia sudah mendengar sejak sebulan lalu. Bahkan beberapa kader Partai Demokrat yang ditemui dan diajak menjalankan misi kudeta itu telah melaporkan pada dirinya.

Meski demikian Kantor Berita Politik RMOL kemudian berusaha mengkonfirmasi kepada jajaran pengurus DPP Partai Demokrat tentang siapa 5 nama yang disebutkan dalam pernyatan pers.

AHY pun enggan menjawab pertanyaan dan langsung meninggalkan para awak media yang berusaha mencari tahu tentang oknum yang diduga melakukan kdueta.

Meski demikian, beredar kabar orang Jokowi yang diduga menjadi dalang kudeta itu adalah Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko.

Kantor Berita Politik RMOL juga berulang kali berusaha mengkonfirmasi kepada pihak KSP seperti Ali Mochtar Ngabalin, namun belum mendapatkan respons.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya