Berita

Palestina merupakan salah satu wilayah yang tertinggal dalam hal kampanye vaksinasi Covid-19/Net

Dunia

Israel Siap Kirim 5.000 Dosis Vaksin Covid-19 Ke Palestina

MINGGU, 31 JANUARI 2021 | 22:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Israel sepakat untuk mengirimkan 5.000 dosis vaksin Covid-19 kepada Palestina. Dosis ini dikirim untuk utamanya diberikan kepada para pekerja medis di Palestina yang berada di garda terdepan penanganan pasien Covid-19.

Hal tersebut diumumkan oleh kantor Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz pada akhir pekan ini (Minggu, 31/1).

Pengumuman tersebut menyatakan bahwa transfer vaksin telah disetujui. Namun tidak ada rincian lebih lanjut tentang kapan hal itu akan dilakukan. Selain itu, belum ada komentar langsung dari pejabat Palestina.


Ini adalah pertama kalinya Israel mengkonfirmasi transfer vaksin ke Palestina yang tertinggal dalam kampanye vaksinasi Covid-19 karena belum menerima vaksin apa pun.

Sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta sejumlah organisasi hak asasi manusia juga telah menyuarakan keprihatinan soal hal tersebut. Mereka satu suara mengatakan Israel bertanggung jawab atas kesejahteraan warga Palestina, termasuk dalam hal pemberian vaksin di tengah pandemi Covid-19.

Di sisi lain, seperti dikabarkan Channel News Asia, Israel menolak hal tersebut karena menilai bahwa di bawah perjanjian perdamaian sementara yang dicapai pada tahun 1990-an, pihaknya tidak bertanggung jawab atas Palestina dan dalam kasus apa pun.

Israel sendiri diketahui merupakan salah satu "pemimpin" global dalam hal vaksinasi penduduknya setelah melakukan kesepakatan pengadaan dengan raksasa obat internasional Pfizer dan Moderna.

Kementerian Kesehatan Israel sejauh ini telah mengkonfirmasi bahwa hampir sepertiga dari 9,3 juta orang Israel telah menerima dosis pertama vaksin, sementara sekitar 1,7 juta orang telah menerima kedua dosis tersebut.

Kampanye tersebut mencakup warga Arab Israel dan warga Palestina yang tinggal di Yerusalem timur yang dicaplok. Tetapi warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat di bawah pemerintahan otonomi Otoritas Palestina dan mereka yang tinggal di bawah pemerintahan Hamas di Gaza tidak termasuk.

Otoritas Palestina juga bukan hanya berpangku tangan. Mereka telah mencoba memperoleh dosis vaksin melalui program WHO yang dikenal sebagai COVAX. Tetapi program yang bertujuan untuk mendapatkan vaksin bagi negara-negara yang membutuhkan itu lambat dijalankan sehingga Palestina belum mendapatkan dosisi vaksin hingga saat ini.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya