Berita

Kepala BPOM, Penny K/ Lukito bersama Sekdaprov Jabar Setiawan Wangsaatmaja/RMOLJabar

Nusantara

Pemprov Jabar-BPOM RI Perkuat Koordinasi Kawal Distribusi Vaksin Covid-19

SABTU, 30 JANUARI 2021 | 14:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja menyatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memperkuat koordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) RI terkait pendistribusian vaksin Covid-19.

"Kemarin saya sudah koordinasi dengan Kemenkes dan Badan POM bahwa ketika akan distribusi vaksin mohon diinformasikan kepada kami karena baik Jabar maupun kabupaten/kota harus menyiapkan gudang-gudangnya," ucap Setiawan di Kota Bandung seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (30/1).

Kesiapan gudang itu untuk menampung seberapa banyak vaksin yang dikirim.


Selain kesiapan gudang, kata Setiawan, sarana penyimpanan vaksin Covid-19 pun harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Mulai dari lemari es sampai vaccine carrier.

Menurutnya, hal tersebut penting untuk disiapkan agar kualitas vaksin Covid-19 yang akan didistribusikan ke tempat pelayanan vaksinasi Covid-19 terjaga.

"Kita pun memastikan sarana-sarana yang harus dimiliki, rantai dingin harus berjalan, karena itu terkait dengan temperatur untuk menjaga vaksin," Katanya.

Setiawan melaporkan, sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam penyimpanan dan pendistribusian vaksin Covid-19 di Jabar.

Kepala Badan POM RI Penny K. Lukito pun sudah meninjau langsung kesiapan distribusi vaksin Covud-19 di Gudang Vaksin Jabar yang terletak di Kota Bandung.

"Sejauh ini bagus saya melakukan kunjungan dengan Kepala Badan POM RI melihat sejauh ini bagus, tidak ada hambatan," ujarnya.

Penny mengatakan, untuk mengawal distribusi vaksin, diperlukan kerja sama yang baik dengan berbagai pihak.

Badan POM sendiri, menurutnya, bertugas mengawal proses distribusi untuk menjaga keamanan dan mutunya, serta melakukan Monitoring Efek Samping Obat (MESO) pada pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Penny pun berupaya memastikan bahwa Badan POM akan terus proaktif memperkuat proses pengawasan distribusi vaksin di setiap jalur distribusi, dimana semua sarana distribusi harus menerapkan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB).

“Pendataan oleh UPT Badan POM menunjukkan IFP Provinsi Jawa Barat telah melaksanakan pengelolaan vaksin dengan baik sesuai dengan standar,” imbuhnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya