Berita

Politisi muda Partai Amanat Nasional (PAN), Amirullah Hidayat/Net

Hukum

Politisi Muda PAN Yakin Kapolri Jenderal Sigit Akan Tangkap Abu Janda

SABTU, 30 JANUARI 2021 | 08:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Perspektif Permadi Arya alias Abu Janda terkait Islam yang arogan, sudah sangat meresahkan persatuan dan kesatuan bangsa.

"Polisi harus segera menangkapnya, jangan merasa dia paling kebal hukum, apalagi ocehannya selama ini sangat menyakiti hati umat Islam," kata politisi muda Partai Amanat Nasional (PAN), Amirullah Hidayat, Sabtu (30/1).

Sebelumnya, Abu Janda berkicau di akun twitter miliknya, menyebut Islam merupakan agama yang arogan sebab tidak menghargai agama leluhur yang lebih dulu ada seperti Sunda Wiwitan atau Kaharingan.


"Islam memang agama pendatang dari Arab, Agama Asli Indonesia itu Sunda Wiwiwtan, Kaharingan dll. Dan memang arogan, mengharamkan tradisi asli, ritual orang dibubarkan pake kebaya murtad, wayang kulit diharamkan. Kalau tidak mau disebut arogan, jangan injak2 kearifan lokal @awemany," tulisnya lewat akun @permadiaktivis1, Senin (28/1).

Kicauan tersebut menuai banyak kritik. Tapi, Abu Janda mengklaim bahwa isi twitnya itu sebagai bentuk autokritik.

"Ini sudah kelewatan batas," ujar Amirullah Hidayat yang juga Koordinator Komunitas Anak Muhammadiyah, menanggapi twit Abu Janda.

Menurutnya, apabila Abu Janda dibiarkan, maka akan membuat keributan di tengah masyarakat, dan bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Amirullah Hidayat yakin di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, polisi akan menangkap Abu Janda. Pasalnya, mantan Kabareskrim itu dengan tegas mengatakan bahwa tidak ada lagi ketimpangan dalam penegakan hukum.

"Dan ini, Abu Janda sudah jelas melanggar hukum dengan ingin membuat chaos alias keributan di bangsa ini, sebab dia selalu bermain isu SARA," ucapnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya