Berita

Dari kanan ke kiri: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti/Net

Politik

Susi Diprediksi Jadi Kuda Hitam, Pengamat: Melawan Anies Bukan Perkara Mudah

JUMAT, 29 JANUARI 2021 | 17:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Nama mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, diprediksi akan menjadi lawan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam perhelatan pemilihan gubernur DKI Jakarta mendatang.

Prediksi itu disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno, jika dalam praktiknya nanti Pilkada Serentak digelar pada tahun 2022-2023.

"Akan ada kuda hitam seperti Susi mungkin saja. Tapi yang jelas melawan Anies dan itu bukan peraka gampang," ujar Adi Prayitno saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/1).


Oleh karena itu, Dosen Ilmu Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini menilai, Susi harus melakukan kerja keras politik, jika ingin maju ke panggung Pilgub DKI Jakarta.

Tak terkecuali, menurut Adi, nama lainnya yang belakangan senter diperbincangkan bakal ikut merebut kursi DKI Jakarta 1, seperti Menteri Sosial, Tri Rismaharini.

"Jadi, siapapun yang melawan Anies di Jakarta butuh kerja keras politik yang harus dimulai dari sekarang," ungkapnya.

"Melawan petahana bukan perkara gampang dan ini terjadi dimanapun," demikian Adi Prayitno menambahkan.

Selain Adi Prayitno, Komunikolog Politik dari Forum Politik Indonesia (FPI), Tamil Selvan, juga memprediksi Susi Pudjiastuti bisa maju di Pilgub DKI pada 2022-2023 mendatang.

Pasalnya Tamil menilai Susi mempunyai rekam jejak yang baik selama berkiprah di pemerintahan, dan juga mampu menarik simpati publik.

Tak cuma itu, ia menyebut Susi akan menjadi pilihan capres atau cawapres Pilpres 2024 mendatang. Dia menduga, Susi akan menjadi kuda hitamnya Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di pesta akbar Pilpres yang akan datang.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya