Berita

Menteri Sosial Tri Rismaharini/Net

Politik

Kalau Yakin Risma Kalahkan Anies, Seharusnya PDIP Dukung Pilkada DKI Digelar 2022

JUMAT, 29 JANUARI 2021 | 13:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sikap PDI Perjuangan yang menolak pelaksanaan pilkada digelar pada tahun 2022 dan 2023 dinilai tidak sejalan dengan keyakinan bahwa Menteri Sosial, Tri Rismaharini hebat.

Begitu tegas kader muda Partai Golkar Andi Sinulingga menanggapi pernyataa Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat yang menyebut bahwa partai banteng menolak untuk pelaksanaan pilkada 2022 dan 2023 yang tercantum di dalam draf RUU Pemilu.

Seharusnya, kata Andi Sinulingga, jika PDIP yakin bahwa Risma adalah tokoh yang hebat dan dicintai warga DKI Jakarta, maka gelaran Pilkada DKI bisa didorong lebih cepat.


“Biar publik bisa melihat lebih riil, apa hasilnya,” ujarnya kepada redaksi, Jumat (29/1).

Apalagi, sambung Andi, Risma hanya melawan seorang petahana Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang selama ini terus di-framing tidak bisa bisa bekerja dan sebatas pandai merangkai kata. Artinya, jika memang PDIP yakin bisa mengalahkan Anies, maka seharusnya pilkada dipercepat.

“Jadi sekalian kita menguji lebih cepat. Bagaimana hasil dari gerakan besar membangun framing tersebut,” tutupnya.

Djarot sendiri menegaskan bahwa sikap partainya itu dilakukan bukan untuk menghambat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan kepala daerah lainnya.

PDIP menekankan bahwa Indonesia masih menghadapi pandemi Covid-19 yang tidak dapat diprediksi kapan bisa diatasi. Sehingga pemerintah diminta memfokuskan untuk memperkuat penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya