Berita

Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri dan Wakil Presiden kesepuluh, Jusuf Kalla/Net

Politik

Peluang Mega Dan JK Sama Dengan Tokoh Muda Di 2024, Tergantung Cara Meraciknya

JUMAT, 29 JANUARI 2021 | 06:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kans politisi senior sekelas Jusuf Kalla dan Megawati Soekarnoputri untuk ikut berkontesiasi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang masih terbuka.

Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F Silaen, kriteria usia tua-muda tidak dapat dijadikan patokan untuk berbakti kepada bangsa dan negaranya, begitupun dengan JK dan Megawati.

"Kalau melihat negara kampiun demokrasi yang nun jauh di sana, yang tua juga oke kok. Justru yang terpilih sekarang adalah tokoh-tokoh yang tua," kata Samuel F Silaen kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/1).


Pada Pilpres 2024, kata dia, semua anak terbaik bangsa berhak maju sebagai calon presiden dan calon wakil presiden selama memenuhi syarat pencalonan untuk maju.

"Meski ada yang coba mengotak-atik lewat aturan dalam rangka menjegal, maka itu tak akan berhasil. Jika pun berhasil, maka bala yang akan jadi lawannya ketika memimpin," sambungnya.

Soal JK dan Mega, Silaen berpandangan bahwa kans keduanya cukup besar, apalagi bila keduanya menggaet tokoh muda.

Ia mengamini bila keduanya sudah pernah mencoba maju sebagai capres dan berakhir dengan kekalahan. Hal tersebut juga bisa menjadi problem karena akan memunculkan traumatik tersendiri.

"Peluang Megawati dan Jusuf Kalla di Pilpres 2024 sama besar dengan tokoh muda lainnya. Pertanyaannya, bagaimana caranya agar tingkat keterpilihan mereka dapat diterima 'pasar'?" ujar Silaen.

"Faktor mendasar dalam meraih kemenangan tidak hanya ditentukan oleh kapital (uang), jaringan, namun lebih dari itu faktor lucky yang berasal dari takdir illahi pencipta alam semesta," tandasnya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya