Berita

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati/Net

Politik

Potensi Wakaf Diklaim Ratusan Triliun, Pengamat: Khayalan SMI Ketinggian

JUMAT, 29 JANUARI 2021 | 04:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Potensi dana wakaf yang diklaim mencapai ratusan triliun rupiah perlu divalidasi lebih lanjut.

Peneliti dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamudin Daeng menduga, klaim potensi wakaf dengan nilai yang cukup tinggi tersebut hanya upaya pemerintah meyakinkan masyarakat kondisi keuangan negara masih aman.

"Menteri Keuangan selalu meyakinkan publik bahwa penerintah bisa membayar utang kepada publik nasional dan internasional. Maka dikarang-karanglah cerita bahwa ada potensi dana wakaf ratusan triliun," kata Salamudin Daeng kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/1).


Pada kenyataannya, ekonomi Indonesia dipenuhi dengan utang luar negeri yang nilainya sangat tinggi. Hal inilah yang diduga tengah ditutupi bahwa seolah ekonomi Indonesia baik-baik saja.

"Sementara kenyataannya sudah kering kerontang. Sri Mulyani kali ini mengkhayalnya ketinggian (soal potensi wakaf ratusan triliun)," tandasnya.

Bahkan Presiden Joko Widodo juga sebelumnya mengungkapkan potensi aset wakaf di Indonesia dalam satu tahun mencapai Rp 2 ribu triliun per tahun. Untuk potensi wakaf uang juga bernilai ratusan triliun.

"Potensi aset wakaf per tahun mencapai Rp 2 ribu triliun, dan potensi wakaf uang bisa menembus angka Rp 188 triliun," kata Presiden Jokowi Selasa (26/1).

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya