Berita

Kerusuhan di Capitol Hill, Washington DC pada 6 Januari 2021/Net

Dunia

Pasca Kerusuhan Capitol Hill, 30 Ribu Republikan Membelot

KAMIS, 28 JANUARI 2021 | 08:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lebih dari 30 ribu Republikan terdaftar telah beralih partai sejak insiden kerusuhan di Capitol Hill pada 6 Januari lalu.

Dilaporkan The Hill pada Rabu (27/1), 30 ribu orang tersebut berada di beberapa negara bagian yang menyediakan data pemilu mingguan dan jumlah pemilih yang berpindah. Sehingga, angka sebenarnya mereka yang meninggalkan Partai Republik kemungkinan bisa lebih tinggi.

Walaupun perubahan haluan adalah hal yang biasa bagi pemilih, tetapi insiden di Capitol Hill membuat "migrasi" besar-besaran dari Republik ke Demokrat.


Data menunjukkan, pemilih yang paling banyak beralih berada di Pennsyvania, yaitu 3.476 dari total 10 ribu. Sebanyak 2.093 beralih ke Demokrat, sementara 1.184 lainnya ke partai kecil atau tidak sama sekali.

Sekitar 6.000 pemilih di Carolina Utara tercatat sudah meninggalkan Partai Republik, bersama 5.000 orang lainnya dari Arizona, 4.500 dari Colorado, dan 2.300 dari Maryland.

"Sebelum pemilu, trennya berlawanan, lebih banyak mendaftar Partai Republik. Ini tidak hanya seperti titik kecil, tetapi juga arah yang berbeda dari yang kita lihat di tahun-tahun sebelumnya," ujar pakar pemungutan suara dan pemilihan di Universitas Florida, Michael McDonald.

Insiden kerusuhan di Capitol Hill terjadi ketika massa pendukung mantan Presiden Donald Trump menyerbu gedung Capitol di mana Kongres tengah melakukan pengesahan kemenangan Presiden Joe Biden. Kerusuhan diketahui telah menelan lima korban jiwa.

Peristiwa yang digambarkan sebagai "serangan terhadap demokrasi" itu dianggap menjadi tanggung jawab Trump karena melakukan hasutan pemberontakan. Akibatnya, Trump dimakzulkan untuk kedua kalinya oleh DPR pada 13 Januari.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Zulhas Prediksi 15 Tahun Lagi Terjadi Perang Pangan

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:17

Outlook Utang Dipangkas, Menkeu Purbaya Ngaku Salah

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:08

Ketum Golkar Tak Mau Dengar Kabar Tersangka Fadia Arafiq

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:53

Indonesia Lebih Baik Ikut Menentukan Perdamaian, Zulhas: Ketimbang Nggak Bisa Apa-apa

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:42

Resmi! Anak di Bawah Umur 16 Tahun Dilarang Main Medsos dan Roblox

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:37

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:26

Purbaya Heran Fitch Pangkas Outlook Utang RI Saat Negara Lain Defisit Lebih Tinggi

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Menko Airlangga Putar Otak Antisipasi Konflik Timteng

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:37

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:17

Selengkapnya