Berita

Ilustrasi pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit/Net

Kesehatan

Keterisian Rumah Sakit Di Lima Provinsi Ini Sudah Lebih Dari 70 Persen

RABU, 27 JANUARI 2021 | 22:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tingkat keterisian rumah sakit dibeberapa provinsi sudah menyentuh angka 70 persen, atau melebihi standar Organisasi Kesehatan Dunia yang sebesar 60 persen.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan, ada lima Provinsi yang mengalami tingkat keterisian rumah sakitnya.

Di antaranya, DKI Jakarta sebesar 84 persen, Banten 77 Persen, Daerah Istimewa Yogyakarta 76 persen, Jawa Barat 72 persen dan Bali 70 persen.


"Semuanya memang di wilayah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Jawa-Bali). Kemarin kita rem itu karena besaran masalah ini (keterisian rumah sakit)," ujar Dewi dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube BNPB Indonesia, Rabu (27/1).

Namun kabar baiknya, kata Dewi, jumlah Provinsi ini menurun jika dibandingkan dengan pekan kemarin. Yang mana, pada 19 Januari provinis yang keterisian rumah sakitnya sudah melebihi 50 persen namun di atas 60 persen ada sebanyak 11 provinsi.

Oleh karena itu, Dewi meminta Satgas di daerah untuk tetap menjaga kondisi penanganan Covid-19 di daerahnya masing-masing, agar potensi penularan bisa ditekan.

"Harus hati-hati nih. Di sini (periode 19 Januari), ada 11 provinsi dengan angka keterpakaian di atas 50 persen. Tapi masih di bawah 70 persen. Termasuk dua provinsi yang melaksanakan PPKM," Demikian Dewi Nur Aisyah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya