Berita

Ilustrasi Riwayat Bait AL Hikmah

Jaya Suprana

Riwayat Bait Al Hikmah

RABU, 27 JANUARI 2021 | 21:56 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

BAIT Al-Hikmah (Rumah Kearifan) merupakan lembaga perpustakaan merangkap pendidikan yang didirikan oleh dinasti Abassid di Bagdad yang kemudian dianggap sebagai cikal-bakal gemerlap masa keemasan peradaban Islam.

Al-Mansur

Ada beberapa versi sejarah Bait Al-Hikmah antara lain bahwa pendiri Bait Al-Hikmah adalah Sultan Abu Jafat al-Mansur yang menghimpun berbagai buku tentang kesehatan, astronomi, iptek, kesusasteraan, hadis, sejarah, Quranic sciences, yang dikumpulkan di sebuah ruang besar.


Al-Mansur menggairahkan semangat masyarakat Islam untuk mempelajari sains dan mengembangkannya berdasar terjemahan dari bahasa Persia, Yunani dan India.

Di antara buku-buku yang diterjemahkan atas perintah al-Mansur adalah buku Al-Sind Hind  tentang matematika dan koleksi tulisan-tulisan Aristoteles, Euklid dan Ptolomeus.

Harun Al Rashid

Ada pula pendapat bahwa pada hakikatnya Al-Mansur terpengaruh oleh buku Al Sind Hind tentang matematika berdasar tulisan Aristoteles, Euklid dan Klaudius Ptolemeus di samping koleksi buku-buku tentang Hadits yang terlebih dahulu telah dikoleksi oleh Sultan Harun Al-Rashid.

Ketika Harun Al-Rashid menaklukkan Ankara maka yang pertama dilakukan adalah menyelamatkan buku-buku  kemudian memindah seluruh isi perpustakaan Ankara ke Baghdad.

Sejarawan Yaqut al-Hamawi meyakini bahwa mudigah Bait Al-Hikmah sudah eksis di Baghdad pada masa Harun Al-Rashid di mana mahabudayawan Al-Warraq atas perintah Harun Al-Rashid memustakakan buku-buku iptek, sejarah dan filsafat dari berbagai penjuru dunia.

Rennaisance

Terlepas dari pendapat para sejawaran yang saling beda satu dengan lainnya, Bait Al-Hikmah memang memiliki peran vital dalam melestarikan serta mengembangkan pemikiran-pemikiran Persia, India dan Yunani kuno.

Pemiikiran itu kemudian secara langsung menjadi landasan pemikiran bangsa-bangsa Eropa serta Nasrani untuk menghadirkan masa kegemerlapan peradaban di Eropa yang disebut sebagai Rennaisance.

Dapat diyakini bahwa para mahatokoh Rennaisance seperti Galileo Galilei, Leonardo da Vinci, Fabonnaci, Monteverdi, Dante, Newton, Kopernikus, Shakespeare, Montaigne, Mercator, Alberti, Descrates, Palestrina, Negri, Machiavelli, Boyle, Mirandola, Magellan, Champlain, Kepler dan lain-lainnya sedikit-banyak terinspirasi oleh sukma kearifan yang terkandung di dalam Bait Al-Hikmah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya