Berita

M. Jusuf Kalla dinilai masih berpotensi bertarung di Pilpres 2024 mendatang/Net

Politik

Hitungan-hitungan Peluang Politik JK Hadapi Pilpres 2024

RABU, 27 JANUARI 2021 | 08:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Jurubicara M. Jusuf Kalla Husain Abdullah mengatakan biarlah kejutan politik mantan wakil presiden itu menjadi misteri di tahun 2024 mendatang.

Merespons ungkapan orang dekat JK itu, pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran mengatakan, maju atau tidaknya mantan orang nomor 2 di era SBY dan Joko Widodo ditentukan oleh beberapa variabel.

Pertama kata Andi adalah faktor elektabilitas. Andi menganalisa, sebelum ia menentukan akan bertarung untuk jadi calon presiden (Capres) mantan Ketua Umum Golkar itu akan mengkalkulasi bagaimana cara mendongkrak elektabilitasnya jelang 2024.


"Apakah JK mampu mendongkrak elektabilitasnya menjelang  Pilpres 2024 mendatang, jika JK masuk lima besar nominasi Capres, JK berpeluang ikut berkontestasi," demikian analisa Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/1).

Dijelaskan Andi, faktor kedua adalah apakah JK mendapatkan perahu politik sebagai kekuatan koalisi. Apalagi, Partai Golkar sebagai patai asal JK masih diperebutkan oleh Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo.

Analisa Doktor Politik Universitas Padjajaran ini, JK akan didesain untuk maju sebagai pemecah suara bagi pemilih yang kontra kepada oposisi dan anti rezim.

Meski demikian, Andi meyakini dengan rekam politiknya selama ini, JK akan berperan menjadi king maker dalam menentukan siapa yang akan jadi pemimpin nasional menjadi pengganti Jokowi.

"Prediksi saya JK hanya akan menjadi king maker," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya