Berita

Sejumlah warga pingsan akibat kebocoran gas proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Sorik Marapi/Ist

Nusantara

Kebocoran Gas PLTP Diduga Human Error, Kawali Ungkap Rekam Jejak Proyek SMGP

RABU, 27 JANUARI 2021 | 07:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kasus kebocoran gas diduga dari proyek pembangunan power plant Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) oleh PT Sorik Marapi Geothermal Plant (SMGP) seharusnya tidak terjadi bila perusahaan menjalankan prosedur yang baik dan benar.

Demikian ditegaskan Ketua Umum Koalisi Kawali Indonesia Lestari (Kawali), Puput TD Putra dalam menyikapi kasus kebocoran gas yang telah menewaskan lima warga di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara.

Kawali menjabarkan, peristiwa dugaan keracunan gas pada Senin (25/1) sekitar pukul 12.00 WIB diakibatkan oleh buruknya SOP pembukaan sumur bor PT SMGP yang berada di WELLPAD T Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi.


"Kekacauan ini diduga karena SOP tidak pada semestinya, diduga human error karena pengeboran dan pengujian sumur bor, standarnya masyarakat harus dievakuasi terlebih dahulu," ujar Puput dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (27/1).

Dalam melaksanakan kegiatan penambangan mineral panas bumi, Kawali menyebut proyek PT SMGP sering terjadi kelalaian kecelakaan kerja, penyerobotan lahan, konflik bersama warga setempat, dan kondisi kerja yang tidak aman, serta mengabaikan prinsip-prinsip keselamatan.

"Dari kondisi kerja tidak aman dan tindakan kerja yang tidak aman tersebut, mengakibatkan kecelakaan kerja dan akhirnya menyebabkan korban meningal dan puluhan korban dirawat di rumah sakit," sambungnya.

Dari catatan Kawali, PT SMGP mengalami masalah pada tahun 2014 silam, di mana izin perusahaannya pernah dicabut oleh Bupati. Bahkan pernah didemo masyarakat karena banyak bermasalah dengan warga setempat, terutama masalah lahan dan limbah.

Sempat dibekukan, izin baru kemudian dikeluarkan oleh Kementerian ESDM pada April 2015 kepada PT SMGP.

"Adanya kecelakaan ini, kami mempertanyakan proses dan keabsahan Amdal UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) terkait pembukaan lahan untuk proyek sumur bor PT SMGP," tekan Puput.

Di sisi lain, Kawali mendesak pihak-pihak terkait memberikan keterangan secara transparan dan terbuka terkait musibah dugaan keracunan gas yang menewaskan lima warga dan sedikitnya 20 warga dirawat di RSUD Panyabungan.

"Kawali juga mendorong semua stakeholder melakulan penyelesaian masalah keselamatan dan kesehatan masyarakat untuk dilakukan perbaikan pada kondisi tidak aman dan tindakan kerja tidak aman agar risiko keselamatan masyarakat dan kesehatan kerja diminimalkan," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya