Berita

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres/Net

Kesehatan

Sekjen PBB Prihatin, Banyak Orang Di Seluruh Dunia Bergumul Dengan Masalah Kesehatan Mental

SELASA, 26 JANUARI 2021 | 17:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengingatkan kembali bahwa kesehatan mental harus menjadi prioritas dalam menanggapi Covid-19.

Dalam cuitannya di akun Twitter pribadinya, Guterres mengatakan bahwa dirinya sangat prihatin melihat perkembangan kesehatan mental di tengah perjuangan melawan pandemi, padahal itu merupakan komponen penting dari cakupan kesehatan universal.

“Sungguh memilukan melihat begitu banyak orang di seluruh dunia bergumul dengan masalah kesehatan mental, dan betapa sedikit yang kita lakukan untuk mendukung mereka,” cuitnya, seperti dikutip dari Prensa Latina, Senin (25/1).


Perserikatan Bangsa-Bangsa sendiri telah menerbitkan laporan tentang bagaimana pandemi mempengaruhi kesehatan mental keluarga dan komunitas, setelah puluhan tahun diabaikan dan kurangnya investasi dalam layanan jenis ini.

Beberapa masalah tersebut adalah kesedihan yang disebabkan oleh kehilangan orang yang dicintai, stres akibat kehilangan dan kurangnya pekerjaan, tekanan mental akibat isolasi dan pembatasan gerak, dinamika keluarga yang sulit, ketidakpastian dan ketakutan akan masa depan, menurut peringatan yang dikeluarkan oleh Guterres pada Mei 2020, hanya beberapa bulan setelah kasus pertama Covid-19 terdeteksi.

Selain itu, laporan tersebut menyoroti bagaimana layanan kesehatan mental harus menjadi bagian penting dari semua tanggapan pemerintah terhadap pandemi, dan oleh karena itu perlu diperluas dan didanai sepenuhnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya