Berita

Proyek PT Sorik Merapi Geothermal Power Plant/Ist

Presisi

Kasus Kebocoran Gas PLTP Sorik Marapi, Polda Sumut Turunkan Tim Khusus

SELASA, 26 JANUARI 2021 | 15:10 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kebocoran gas di pipa Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, mulai diselidiki Polda Sumatera Utara.

Sebuah tim khusus diturunkan Polda Sumut langsung ke lokasi pipa gas bocor PLTP Sorik Marapi yang telah menewaskan 5 orang dan 23 orang masih dirawat di rumah sakit.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, Polda Sumut menurun tim khusus terdiri dari Labfor sebanyak 3 orang, Inafis 4 orang, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, dan Brimob Polda Sumut.


"Brimob personil yang ahli radiasi sebanyak 11 orang dan Unit Jantanras Krimum Polda Sumut 16 orang," ucap MP Nainggolan kepada wartawan di Medan, Selasa siang (26/1).

Untuk mempermudah proses olah TKP kejadian gas bocor milik PT Sorik Marapi Geothermal Plant (SMGP) di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, lokasi pembangunan PLTP ditutup sementara.

"Penyelidikan di sana (TKP), penyebabnya apa? Biarkan dulu tim bekerja. Proyek sudah dihentikan sementara dan diberi police line. Karena masih melakukan penyidikan polri," jelas mantan Kapolres Nias Selatan itu, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Sementara itu, seluruh korban yang selamat masih menjalani perawatan di rumah sakit dan puskesmas terdekat. Untuk korban yang meninggal sudah dilakukan autopsi dan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

‎"Korban masih tetap, meninggal 5 orang dan 23 pingsan. Termasuk pingsan 1 polisi," tutur perwira melati dua itu.

Lebih lanjut, MP Nainggolan menjelaskan kronologis kebocoran gas di PT SMGP pada Senin kemarin (25/1). Di l‎okasi kejadian, sedang berlangsung pembangunan ‎power plant pembangkit listrik tenaga panas bumi.

"Pengerjaan pembangunan power plant pembangkit listrik tenaga panas bumi sudah berjalan selama 80 persen. Lalu, pekerja PT SMGP bernama Deden Dermawan membuka kran master palep untuk mengalirkan panas bumi atau fluida ke pipa sbend dan membuka kran isolasi palep panas bumi atau fluida mengalir ke silencer tersebut," tutur MP Nainggolan.

Kemudian, dijelaskan MP Nainggolan, ‎saat pipa kran isolasi panas bumi itu dibuka oleh pekerja, malah mengeluarkan gas beracun.
Warga yang mengetahui ada kebocoran gas itu mendatangi dan memberitahukan agar menutup kran isolasi. Karena telah mengeluarkan gas beracun dari sumur T02 milik PT SMGP tersebut.

"Ternyata, akibat peristiwa gas beracun itu menyebabkan warga yang mencoba menutup sumur yang mengeluarkan gas beracun itu pingsan. Sementara lima warga meninggal dunia," tutup MP Nainggolan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya