Berita

Koordinator RSD Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono/Repro

Kesehatan

Kapasitas Tempat Tidur Naik Turun, Koordinator RSD Wisma Atlet: Fluktuasinya 77-80 Persen

SENIN, 25 JANUARI 2021 | 14:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah tempat tidur pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet masih fluktuatif alias naik turun selama dua minggu belakangan.

Koordinator RSD Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono menjelaskan, pihaknya mencatat perkembangan hari ini keterisian tempat tidur turun lagi dibanding minggu kemarin yang mencapai 82 persen.

"Kalau kemarin kapasitas rumah sakit di Wisma Atlet 80 sekian persen, tapi per pagi ini kita huniannya 77,63 persen," ujar Tugas Ratmono dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtueb BNPB Indonesia, Senin (25/1).


Lebih rinci, Tugas Ratmno menyebutkan jumlah tempat tidur RSD Wisma Atlet yang sudah terisi saat ini ada sebanyak 4.653 dari total 5.994 tempat tidur yang tersedia.

Karena itu, Tugas Ratmono mengatakan fluktuasi pasien positif Covid-19 yang masuk dan keluar di RSD Wisma Atlet, masih naik turun. Dalam kurun waktu dua minggu belakangan rentangnya antara 350-400 orang.

"Hunian yang terendah mungkin hari ini 77 sampai ke 84 persen di waktu kemarin yang tertinggi. Jadi flusktuasi dalam minggu-minggu ini, mulai tanggal 11 sampai 25 Januari adalah suatu fluktuasi yang naik turun," ungkapnya.

"Sehingga kita harus betul-betul waspada untuk bagaimana mengantisipasi melakukan penanganan yang baik dan mencegah pasien-pasien ini menjadi lebih berat lagi," demikian Tugas Ratmono.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya