Berita

Ketum Partai Demokrat, AGus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Dekati Partai Demokrat AS, Jadi Jalan Mulus Bagi AHY Meraih Tiket RI 1

SENIN, 25 JANUARI 2021 | 14:00 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menyambut Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disarankan membangun hubungan antar partai politik dengan Partai Demokrat Amerika Serikat.

Kedekatan dengan Partai Demokrat dengan AHY akan memuluskan jalannya meraih kursi Presiden Indonesia (RI 1).

Demikian saran Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/1).


Menurut Dedi, relasi internasional sangatlah diperlukan apalagi negara sebesar Amerika Serikat yang memiliki pengaruh global.

Meski demikian, sosok AHY  sebagai politisi yang paling memungkinkan adalah membangun hubungan baik dengan partai di level internasional.

"Relasi internasional sangat perlu, terutama AS karena miliki pengaruh global, hanya saja tidak mendesak bagi AHY untuk saat ini, karena faktor pengaruh bertemu Biden bagi politisi non pejabat publik tidak banyak," kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/1).

Imbas dari terbangunnya relasi dengan Partai Demokrat AS, kata Dedi dapat memunculkan stigma yang relevan. Apalagi, ditambahkan Dedi dari sisi nama sudah memiliki kesamaan.

Dedi meyakini, dengan kedekatan dengan Partai Demokrat AS, akan efektif bagi AHY untuk membangun hubungan baik dengan Joe Biden yang saat ini menjadi Presiden dan berasal dari Partai Demkrat.

"Dengan demikian alur relasi dengan Presiden AS akan lebih soft landing. Itu terdengar lebih relevan melihat posisi AHY yang hanya politisi saat ini, tentu setelah konsolidasi nasional selesai," demikian kata Dedi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya