Berita

Politisi Demokrat Benny Kabur Harman/Net

Politik

Benny K Harman: Isu Siswi Nonmuslim Berjilbab Dimanfaatkan Penguasa Mengalihkan Kasus Korupsi Bansos

SENIN, 25 JANUARI 2021 | 01:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kembali maraknya isu intoleransi dan radikalisme di Tanah Air seakan dimanfaatkan betul oleh penguasa agar publik mengalihkan perhatian terhadap beragam persoalan buruknya pelayanan pemerintah.

Politisi Demokrat, Benny Kabur Harman pun menyinggung soal ramainya kewajiban berhijab kepada siswi nonmuslim di salah satu sekolah menengah kejuruan di Padang, Sumatera Barat.

"Isu-isu sektarian seperti siswi (nonmuslim) pake jilbab, bahaya intoleransi dan radikalisme telah dimanfaatkan elite penguasa untuk membuat publik diam dan mengalihkan perhatian mereka dari buruknya pelayanan publik, ketidakadilan, korupsi bansos, kesulitan hidup, dan bencana banjir," kata Benny Kabur Harman di akun Twitternya, Senin (25/1).


Isu-isu intoleransi memang penting diperhatikan. Namun, publik diharapkan tidak lupa dengan masalah besar seperti bencana alam dan perilaku rasuah yang dihadapi bangsa saat ini.

"Rakyat monitor!" tegasnya.

Menyinggung bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, ia berharap pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Sebab selain faktor cuaca, bencana banjir, longsor dan beberapa lainnya turut disebabkan rusaknya lingkungan.

"Pemerintah adalah satu-satunya institusi yang harus bertanggung jawab atas keselamatan masyarakat dan lingkungan. Tegakkan hukum dan ketertiban, jangan terus salahkan masa lampau. Liberte!," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya