Berita

Tersangka teroris saat dibawa dari Lampung ke Jakarta/Ist

Presisi

Bekuk 23 Pelaku Teroris Di Lampung, 32 Personel Densus 88 Naik Pangkat Luar Biasa

RABU, 20 JANUARI 2021 | 13:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kesuksesan menangkap 23 anggota teroris jaringan JI dari Lampung berujung dengan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) setingkat dari sebelumnya bagi 32 personel Tim Densus 88 Antiteror Polri.

Kadiv Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, aksi Tim Densus 88 merupakan prestasi luar biasa.

Sebab, 2 dari 23 terduga teroris yang ditangkap adalah buron puluhan tahun. Yakni Taufik Bulaga alias Upik Lawanga dan Zulkarnaen alias Arif Sunarso alias Daud.


Dilaporkan Kantor Berita RMOLLampung, Upik Lawanga mendalangi peledakan bom di Tentena, GOR Poso, Pasar Sentral, dan serangkaian tindakan teror lainnya selama 2004-2006.

Sedangkan Zukarnaen masuk DPO Polri dalam kasus teror Bom Bali 1 tahun 2002. Dia pimpinan Askary Markaziah Jamaah Islamiah.

Selain Bom Bali I, Zulkarnaen juga disebut sebagai arsitek kerusuhan di Ambon, Ternate, dan Poso pada 1998-2000.

Dia juga otak peledakan kediaman Dubes Filipina di Menteng, tahun 1999, peledakan gereja serentak pada malam Natal dan Tahun Baru 2000 dan 2001, Bom Marriot pertama tahun 2003, bom Kedubes Australia 2004, dan Bom Bali 2 pada 2005.

Oleh karena itu, Polri menilai 32 Tim Densus 88 Antiteror layak mendapat KPLB seperti yang tertuang dalam surat telegram Nomor STR/29/I/KEP./2021 kepada Polri.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya