Berita

Ketua PWNU Lampung, KH Moh Mukri/Ist

Politik

PWNU Lampung Dukung Penuh Listyo Sigit Jadi Kapolri

RABU, 20 JANUARI 2021 | 12:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan terhadap Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri tak hanya datang dari internal kepolisian. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung juga mendukung penuh keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Listyo Sigit sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis.  

"Tentunya saya sepenuhnya mendukung atas pilihan dan keputusan Presiden memilih Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri," kata Ketua PWNU Lampung, KH Moh Mukri, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Menurutnya, Presiden Jokowi sudah tentu memiliki pertimbangan tersendiri dan mendalam hingga akhirnya menunjuk Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri.


"Pak Jokowi memilih Komjen Listyo Sigit Prabowo pasti bukan asal dan sembarang tunjuk. Tentunya melalui telaah dan pertimbangan yang matang dan panjang," tambahnya.

Mukri juga berharap ketika kelak menjabat Kapolri, Listyo Sigit harus menjalankan amanah dengan keberanian dan tanggung jawab. Sebab ke depan tantangan dan tugas sebagai orang nomor satu di Kepolisian tidaklah ringan dan mudah.

"Tugas Kapolri ke depan sangat berat dan kompleks, baik dalam menangani persoalan keamanan rutin, lalu persoalan-persoalan yang diakibatkan wabah Covid-19 yang kita juga tidak tahu kapan akan berakhir," jelas dia.

Selain itu, yang tak kalah penting, Kapolri juga harus mencegah dan menghadapi kelompok-kelompok radikal mengatasnamakan agama yang telah menyebar di berbagai daerah di Indonesia.

"Kita juga menginginkan Kapolri nanti dapat memberantas peredaran narkoba karena sangat membahayakan generasi penerus bangsa. Kita doakan saja semoga yang bersangkutan mampu menjalankan amanah yang berat ini," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya