Berita

Anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Siswanto, dipecat PKS tanpa ada peringatan lebih dulu/RMOLJatim

Politik

Dapat 'Kartu Merah', Kader PKS Ngawi Dipecat Tanpa Peringatan

RABU, 20 JANUARI 2021 | 09:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kondisi internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ngawi tampaknya tengah bergejolak. Hal ini terlihat dari isu pemecatan yang dialami salah seorang kadernya, Siswanto.

Ketua Komisi 2 DPRD Ngawi itu mengamini jika dirinya bakal dipecat PKS. Otomatis, pemecatan tersebut akan membuat dirinya lengser sebagai anggota legislatif.

Kabar pemecatan tersebut ia terima dari Haryanto sebagai Ketua DPD PKS Kabupaten Ngawi yang saat ini sama-sama duduk di kursi legislatif. Namun keputusan itu disampaikan secara lisan bukan dan atau belum melalui surat.


"Iya beberapa waktu kemarin (disampaikan), meskipun secara lisan bahwa saya telah diberhentikan dari partai. Intinya begitu," terang Siswanto, Selasa (19/1), dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Meski demikian, Siswanto mengaku sangat legawa dengan pernyataan yang disampaikan Haryanto.

Untuk alasan politik kenapa dirinya terlempar dari PKS, Siswanto enggan menanggapi secara rinci, sebab itu urusan internal partai. Menurutnya, semuanya itu bentuk dinamika politik internal PKS yang berkembang.

"Lebih detailnya tidak bisa kita sampaikan secara rinci (alasan pemecatan-red) karena ini sifatnya internal," lanjutnya.

Sekali lagi Siswanto mengilustrasikan bahwa politik itu bukan permainan sepak bola. Kalau di tengah lapangan ketika terindikasi adanya pelanggaran pasti wasit mengeluarkan kartu kuning sebagai peringatan.

Sebaliknya nasib yang dialami Siswanto seperti pemain sepak bola yang langsung mendapat kartu merah. Tanpa mendapat peringatan lebih dahulu.

Di akhir keterangannya, Siswanto mengaku menerima kabar pahit itu bentuk konsekuensi sebagai kader partai.

Siswanto mengaku telah menjadi kader PKS sejak awal berdirinya partai politik pasca reformasi 1999. Bahkan saat itu namanya masih Partai Keadilan. Siswanto pun telah tiga periode menjadi legislatif di DPRD Ngawi.

Terkait persoalan internal PKS yang berujung pemecatan Siswanto, Ketua DPD PKS Kabupaten Ngawi, Haryanto, hingga berita ini diturunkan belum memberikan penjelasannya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya