Berita

Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/RMOL

Politik

Selain Milenial Dan Emak-emak, AHY Harus Garap Kelompok Ekonomi Mapan Untuk Genjot Elektabilitas

RABU, 20 JANUARI 2021 | 05:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Selain kelompok milenial dan emak-emak, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono perlu mengkonsentrasikan kelompok pemilih dari kalangan mapan.

Demikian analisa Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Menurut Dedi, dalam polling Kantor Berita Politik RMOL beberapa hari lalu, jika diamati karakter responden adalah kelompok mapan. Baik dari sisi ekonomi, apalagi platform yang digunakan alat polling adalah Twitter.


Dedi menyarankan pada putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono itu agar mulai mengerjakan basis pemilih mapan.

"Sebagai tokoh potensial lebih muda dari ketum Parpol lainnya, perlu mencermati gerakan pemilih dari kalangan mapan untuk melengkapi sasaran millenial dan kaum ibu," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (20/1).

Polling dengan tagar #TwitPol24Jam ini diikuti atau dipilih oleh 4.310 suara. Hasilnya, Airlangga mengantongi elektabilitas teratas yaitu 58,6 persen, disusul AHY 32,6 persen.

Adapun Prabowo dan Mega di bawah 10 persen, masing-masing 6,2 persen dan 2,7 persen.

"Pilpres 2024 masih lama. Tapi sudah ramai dibicarakan. Dengan asumsi pemimpin partai berpeluang besar, menurut Anda siapa dari empat ketua umum parpol ini yang pantas jadi presiden RI? (Nama sesuai alfabet). Nama lain silakan isi di kolom komentar," begitu pertanyaan kepada warganet yang diposting di akun @rmol_id.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya