Berita

Update tinggi muka air di sekitar Jakarta per 19 Januari pukul 23.00 WIB/Repro

Nusantara

Antisipasi Banjir Kiriman Dari Puncak, Pemprov DKI Terus Monitor Pintu Air Di Jakarta

RABU, 20 JANUARI 2021 | 00:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memantau pintu-pintu air di wilayah perbatasan Jakarta. Sebabnya, untuk mengantisipasi air kiriman dari wilayah Bogor, Jawa Barat.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohammad Insaf mengatakan, hingga malam ini intensitas hujan di kawasan Bogor masih tinggi.

Kata Insaf, pada Selasa pagi dan siang hari terjadi banjir bandang di Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Puncak Bogor Jawa Barat.


"Antisipasi banjir bandang, BPBD memantau tinggi muka air di Katulampa," ujar kata Insaf seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (19/1).

Insaf menambahkan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika untuk memantau perkembangan cuaca.

Nantinya, Insaf menyebutkan jika kondisi sudah siaga 3 pihaknya akan menginformasikan kepada masyarakat melalui media sosial.

"Maupun WA group yang beranggotakan pimpinan wilayah dan dinas teknis terkait agar bisa mengantisipasi dampak banjir," lanjutnya

Sejauh ini, Insaf menyebut data di pintu air secara keseluruhan masih aman.

Bila ada peningkatan air, maka BPBD akan berkoordinasi dengan dinas Sumber Daya Air.

Selain itu, alat berat untuk mengurai sampah di sekat-sekat pintu air pun sudah disiapkan petugas.

"Kalau dari informasi TMA masih aman, namun untuk antisipasi dikoordinasikan dengan dinas sumber daya air secara teknis untuk antisipasi banjir kiriman," kata Insaf.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL hingga Rabu dini hari sekitar pukul 00.51 WIB, hujan cukup lebat masih berlangsung di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya