Berita

Calon tunggal Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo/Net

Nusantara

Selama Jabat Kapolda Banten, Listyo Sigit Beri Perhatian Khusus Ke Pesantren Dan Ulama

SELASA, 19 JANUARI 2021 | 04:01 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Santri Indonesia (DPP FOKSI) Muhammad Natsir Sahib mendukung Surat Presiden kepada DPR RI yang mengusulkan nama Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri untuk menggantikan Jenderal Pol Idham Aziz yang akan segera pensiun.

Menurut Natsir, Listyo Sigit Prabowo selama ini memiliki rekam jejak dan prestasi yang baik, serta dapat menjalankan setiap tanggung jawabnya dengan profesional dan memuaskan.

Natsir menilai, penetapan Listyo Sigit sebagai calon tunggal Kapolri sudah melalui proses seleksi yang ketat dan menggunakan berbagai aspek penilaian, antara lain terkait kapasitas, profesionalitas, rekam jejak, integritas, dan lainnya.


"Sejauh kami melihat rekam jejak Komjen Listyo Sigit, beliau memiliki karakter yang low profile, ramah, dapat berkomunikasi baik dengan semua kelompok dan golongan, serta bertanggungjawab menjalankan setiap tugas yang diemban," jelas Natsir, Senin (18/1).

Natsir menceritakan pengalaman yang dirasakan beberapa Kiai sepuh dan ulama sewaktu Komjen Listyo Sigit Prabowo masih menjabat sebagai Kapolda Banten.  

Berdasarkan penuturan para Kiai di Banten, diceritaka natsir sosok mantan ajudan Presiden Joko Widodo itu memiliki perhatian terhadap pesantren dan ulama.

"Saat beliau menjabat sebagai Kapolda Banten, Pak Sigit sangat perhatian terhadap Pesantren dan Kiai-Kiai di Banten. Bahkan beliau memberikan nomor kontak pribadi kepada para Kyai serta dekat dan selalu merespon komunikasi dari para Kiai," katanya.

Natsir menambahkan, Komjen Listyo Sigit Prabowo memiliki komitmen yang tinggi terhadap penegakan hukum.

Selama kepemimpinan Sigit sebagai Kabareskrim, Natsir mengamati banyak kasus narkoba yang berhasil dibongkar.

Mantan Kadivpropam itu juga berhasil menangkap penjahat kelas kakap Djoko Chandra yang sudah lama sekali menjadi buron.

"Jika ada penolakan dari oknum atau kelompok tertentu, masyarakat tetap tenang dan jangan terprovokasi. Kami yakin itu hanya klaim saja. Karena bisa dilihat, ormas-ormas besar mendukung proses pencalonan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri ke depan," pungkas Natsir.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya