Berita

Beberapa anggota Bagana sedang menjalankan tugas membantu masyarakat di lokasi banjir/Ist

Politik

Kerahkan Banser Bantu Korban Bencana, GP Ansor Serukan Solidaritas Kemanusiaan

SELASA, 19 JANUARI 2021 | 03:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Merespons rentetan bencana yang terjadi di beberapa wilayah, Gerakan Pemuda Ansor mengerahkan anggotanya untuk membantu korban terdampak.

Wakil Ketua Umum GP Ansor Mohamad Haerul Amri mengatakan, sesaat terjadinya bencana Pimpinan Pusat GP Ansor langsung mengerahkan anggota Barisan Ansor Serba Guna Tanggap Bencana (BAGANA) untuk mendatangi lokasi untuk membantu para korban terdampak.

Pria yang karib disapa Aam ini mengatakan, salah satu lokasi yang menjadi perhatian GP Ansor adalah gempa di Sulawesi Barat. Banser dari berbagai daerah sekitar seperti di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah langsung dikerahkan untuk membantu untuk menolong korban.


Bentuk bantuannya, diantaranya membantu mengangkat puing reruntuhan, membantu menyebarkan logistik makanan dan berbagai bentuk lainnya.

"Ansor sudah mengirim bantuan personel ke Mamuju dan Majene dari Ansor terdekat seperti Sulsel dan Sulteng," demikian kata Aam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa dini hari (19/1).

Selain itu, Aam mengatakan, GP Ansor juga sudah menginstruksikan agar pengurus di seluruh daerah menggalang donasi dana. Dana yang terkumpul langsung disalurkan ke para terdampak bencana alam.

Dijelaskan Aam, selain gempa Sulawesi Barat, GP Ansor sejak awal sudah menerjunkan anggotanya ke beberapa lokasi bencana seperti banjir di Kalimantan Selatan, Sumedang, Jawa Barat dan juga korban erupsi Gunung Merapi dan Gunung Semeru.

"Penggalangan dana akan terus dilakukan sampai cuaca membaik. Kita berharap tidak ada musibah. Seperti banjir yang terjadi lagi di kota Manado. Kita akan terus update musibah, mudah-mudahan tidak akan terjadi bencana di daerah lain," kata Aam.

Dalam situasi bangsa Indonesia saat ini, GP Ansor mengimbau seluruh masyarakat menggalang solidaritas kemanusiaan untuk saling menolong satu sama lain.

"Kita harus galang solidaritas kemanusiaan kita sebagai anak bangsa saling bahu-membahu, menolong korban. Kita harus sabar dan berdoa pada Alloh SWT - Tuhan Yang Maha Kasih agar musibah ini segera berlalu dan tidak terjadi di daerah lain," tandas Aam.

Secara khusus, Aam mengatakan, GP Ansor meminta pemerintah untuk memperhatikan penerapan protokol kesehatan virus corona baru (Covid-19).

Aam berharap, rentetan bencana yang terjadi di berabagai daerah tidak memunculkan klaster penyebaran Covid-19

"Kita memohon stake holder agar tetap waspada agar tidak jadi klaster baru, agar masyarakat di pengungsian benar-benar diberi fasilitas yang menjamin penerapan prokes. Masyarakat akhirnya dapat bebas dari bencana tapi juga Bebas dari Covid-19," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya