Berita

Koordinator RSD Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono (paling kiri) saat jumpa pers di RSD Wisma Atlet/RMOL

Kesehatan

Kasus Positif Melonjak Drastis Selama Dua Minggu, Kapasitas RSD Wisma Atlet Tersisa 20 Persen

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 19:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah kasus positif Covid-19 selama dua Minggu belakngan mengalami peningkatan yang cukup drastis, dan berakibat pada kapasitas rumah sakit yang mulai terisi penuh.

Salah satunya terjadi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Utara, berdasarkan data terakhir hari ini.

Koordinator RSD Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono menerangkan, pihaknya sudah memprediksi lonjakan kasus yang tinggi bakal terjadi setelah dua minggu pasca liburan Natal dan Tahun Baru 2020 kemarin.


"Jadi ini dua minggu terjadi suatu peningkatan kasus, waktu itu kira-kira hunian 50-60 persen, saat ini jadi 80 persen. Jadi kira-kira 20 persen melonjak itu," ujar Tugas Ratmono dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube BNPB Indonesia, Senin (18/1).

Lebih detil, Tugas Ratmono menyebutkan, angka keterisan tempat tidur di RSD Wisma Atlet telah mencapai 4.959 bed dari total yang tersedia 5.994 bed.

"Untuk Rumah Sakit darurat Covid- 19 saat ini, hunian saat ini kita mencapai 82,73 persen. Jadi, pasien kami saat ini adalah 4.959, dari bed yang kita siapkan 5.994," ungkapnya.

"Jadi tinggal 1.035 bed yang ada dan huniannya 82,73 persen," demikian Tugas Ratmono.

Selama dua pekan, Indonesia mengalami rekor kasus positif baru secara beruntun. Itu terjadi pada pekan pertama dan kedua bulan Januari.

Pada pekan pertama, rekor kasus positif mulai terjadi di tanggal 6 Januari yang mencapai 8.854 kasus. Kemudian keesokan harinya, tanggal 9 Januari, tambahan kasus positif mencapai rekor hingga 9.321 orang. Kemudian tanggal 10 Januari, tambahan kasus positif pecah rekor 10.617 orang.

Adapun pada pekan kedua, rekor kasus positif terjadi pada 13 Januari, atau bertepatan dengan hari pertama program vaksinasi Covid-19 dimulai. Angkanya mencapai 11.278 orang yang menjadi pasien baru positif Covid-19.

Kemudian pecah rekor berlanjut pada keesokan harinya di tanggal 14 Januari yang mencapai 11.557, 15 Januari sebanyak 12.818, dan puncaknya terjadi pada 16 Januari yang menyentuh angka 14.224 kasus.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya