Berita

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Saudi, Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly /Net

Kesehatan

Arab Saudi: Vaksin Adalah Kunci Dan Senjata Ampuh Yang Akan Membuat Kita Sehat

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 09:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Arab Saudi melalui keterangannya pada Minggu (17/1) mengatakan bahwa hampir 300 ribu warganya telah menerima suntikan vaksin Covid-19, sebagai bagian dari program kampanye inokuasi yang diluncurkan sejak Desember 2020.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Saudi, Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly mengatakan vaksinasi menjadi salah satu senjata andalan pemerintah Saudi dalam perang melawan pandemi.

“Vaksin adalah kunci dan senjata ampuh yang akan membuat kita sehat,” ungkap Al-Abd Al-Aly, seperti dikutip dari Arab News, Minggu (17/1).


Dia mengatakan warga dan penduduk yang memiliki nomor identitas nasional atau nomor kependudukan yang valid berhak untuk menerima vaksin melalui aplikasi ‘Sehaty’.

Al-Abd Al-Aly juga mengatakan bahwa sejauh ini tidak ada efek samping dari vaksin yang terdeteksi.

“Indikator pencatatan kasus yang dikonfirmasi, pemulihan dan kasus kritis di Kerajaan bergerak menuju kepositifan dan penurunan,” ungkapnya kepada awak media.

Al-Abd Al-Aly menambahkan bahwa pusat dan fasilitas yang berafiliasi dengan Kementerian Kesehatan terus memberikan layanan kesehatan, termasuk melakukan tes dan pemeriksaan, di seluruh Kerajaan

Arab Saudi telah memulai kampanye inokulasi pada 17 Desember lalu dan merupakan negara Arab pertama yang menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech.

Pada Minggu (17/1) Kerajaan mengkonfirmasi sebanyak 176 kasus baru, meningkatkan total menjadi 364.929 kasus, di mana 1.919 kasus aktif masih menerima perawatan medis, dan 319 kasus dalam situasi kritis.

Kerajaan juga mengonfirmasi lima kematian terkait virus dalam 24 jam sebelumnya dan 146 orang dinyatakan telah pulih.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya