Berita

Senator DKI Jakarta Fahira Idris berburu "pahlawan darah" di Cakung Jakarta Timur/Ist

Nusantara

Setok Darah Menipis Saat Pandemi, Fahira Idris Berburu ‘Pahlawan Darah'

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 02:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dampak pandemi virus corona baru yang berlangsung 10 bulan mengakibatkan kurangnya pasokan darah di Jakarta.

Salah satu sebabnya, kegiatan donor yang biasanya dilakukan berbagai instansi berkurang dan kekhawatiran masyarakat akan penyebaran Covid-19.

Anggota DPD RI atau Senator DKI Jakarta Fahira Idris yang juga Ketua Umum Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) menggelar donor darah.


Kata Fahira, selama masa pandemi ini justru kebutuhan akan darah kian meningkat. Kegiatan donor darah ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta dan rencananya akan digelar setiap bulan sepanjang 2021.

“Kami berinisiatif menjalin kerjasama dan MoU dengan PMI DKI Jakarta untuk menggelar donor darah rutin setiap bulan sebagai salah satu upaya untuk menjaga ketersediaan stok darah," demikian kata Fahira, Minggu (17/1).

Dijelaskan Fahira, setelah pihaknya menginformasikan ke berbagai simpul-simpul masyarakat atas menipisnya stok darah dan kegiatan donor darah akan menyebarkan Covid-19 serta warga antusias untuk ikut mendonorkan darahnya.

"Bagi saya, mereka ini adalah para ‘pahlawan darah’ Indonesia,” ujar Fahira Idris di sela-sela kegiatan donor darah dan MoU dengan PMI DKI Jakarta di Kantor Walikota Jakarta Timur, Cakung (17/1).

Fahira mengungkapkan, donor darah ini adalah salah satu rangkaian dari kegiatan Bakti Sosial Ormas Bang Japar dalam rangka menyambut Milad ke 4 Bang Japar pada 25 Februari 2021 mendatang.

Sebagai apresiasi atas kebaikan hati para pendonor darah, Fahira Idris juga menyerahkan piagam penghargaan 'Pahlawan Darah Indonesia" kepada warga yang menyumbangkan darahnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya