Berita

Wasekjen DPP AMPI, Supardiono/RMOL

Politik

Tidak Kaget Dengan Pilihan Jokowi, AMPI: Listyo Sigit Ahli Bekerja Dan Tidak Suka Retorika

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 02:32 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo telah menunjuk Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri.

Merespons penunjukan itu, Wakil Sekretaris Jenderal Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Supardiono menilai jenderal bintang tiga itu layak memimpin Polri.

Menurut politisi yang karib disapa Dion ini, meski melewati beberapa seniornya mantan ajudn Presiden Jokowi ini diyakini akan mampu memimpin Korps Bhayangkara.


Rekam jejak Sigit yang diketahui Dion, adalah sosok yang tidak banyak bicara dan rutin silaturahim. Karakter Sigit itu akan membuat sosoknya diterima oleh seluruh elemen Polri.

"Kalau kita lihat Mas Sigit memang ahli bekerja dan tidak suka beretorika. Potensi ada gesekan dengan elemen Polri baik senior dan juniornya sangat kecil," demikian kata Dion, Mingu (16/1).

Lebih lanjut Dion mengatakan, penunjukan petinggi polri yang juga mantan Kapolda Banten ini membuktikan bahwa Presiden Jokowi sangat cermat dalam menentukan siapa sosok yang paling layak menjawab berbagai tantangan Korps Bhayangkara.

Diakui Dion, Jokowi memilih Sigit karena selama menjalankan tugas hingga Kabareksrim telah menjalankan tugas dengan baik.

Hal itulah, menjadi dasar kuat presiden memberi beban tugas sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara.

"Kalau saya tidak kaget, Presiden Jokowi dalam beberapa kali momentum menunjuk pucuk pimpinan TNI dan Polri selalu penuh dengan kejutan. Argumentasi dalam menentukan siapa yang layak nampak sangat substantif dan dasar rekam jejaknya bukan main-main," tandas Dion.

Komjen Listyo Sigit dijadwalkan akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR pada pekan ini. Ia menyingkirkan 4 nama jenderal bintang tiga lainnya yang direkomendasikan Kompolnas kepada Presiden Joko Widodo.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya