Berita

Ilustrasi kemacetan Jakarta/Net

Nusantara

Jakarta Keluar Dari Peringkat 10 Sebagai Kota Termacet Di Dunia

MINGGU, 17 JANUARI 2021 | 14:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kota DKI Jakarta telah keluar dari kategori 10 besar kota termacet di dunia di tahun 2020.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebutkan, persentase kemacetan di DKI Jakarta tahun 2020 adalah 36 persen. Angka itu turun 17 persen dari angka persentase tahun 2019 lalu.

"Sejak tahun 2017, peringkat Jakarta terus membaik hingga tahun ini keluar dari 10 besar dan berada di peringkat 31 dengan persentase 36 persen. Artinya Jakarta semakin tidak macet," tulis keterangan Pemprov DKI seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Minggu (17/1).


Tingkat kemacetan Jakarta dari tahun ke tahun memang mengalami perbaikan. Pada tahun 2017, Jakarta menjadi kota ke-4 paling macet di dunia dengan persentase 61 persen.

Tahun 2018, posisi Jakarta turun ke peringkat 7 kota termacet dunia dengan persentase tingkat kemacetan 53 persen. Tahun 2019, Jakarta Jakarta kembali turun ke peringkat 10 dengan persentase 53 persen.

Sementara berdasarkan laporan TomTom Traffic Index, DKI Jakarta sudah tidak termasuk 10 besar kota termacet dunia tahun 2020. Peringkat Jakarta turun drastis ke posisi 31 dengan persentase kemacetan hanya 36 persen.

TomTom Traffic Index sendiri merupakan pemeringkatan tingkat kemacetan kota-kota di dunia. Pemeringkatan ini mencakup 416 kota yang berada di 57 negara di 6 benua di seluruh dunia.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya