Berita

Area longsor di Cimanggung, Kabupaten Sumedang/Net

Nusantara

BNPB: 28 Orang Meninggal Dan 12 Lainnya Masih Hilang Akibat Longsor Sumedang

MINGGU, 17 JANUARI 2021 | 11:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Proses pencarian korban akibat longsor yang terjadi di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat terus dilakukan.

Hingga Minggu (17/1) pukul 03.59 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sudah ada 28 korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan. Jumlah tersebut termasuk tiga korban yang ditemukan tim SAR gabungan pada Sabtu (16/1).

Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati menyebut, sebanyak 12 orang lainnya masih dilaporkan hilang.


"Pencarian korban terkendala dengan cuaca hujan dan perlu diwaspadai longsor susulan, karena seperti yang diinformasikan Badan Geologi, masih ada retakan di beberapa titik lokasi longsor, sehinggga tim gabungan perlu menjaga keselamatan saat melakukan evakuasi," ujar Raditya dalam keterangannya pada Minggu.

Raditya mengatakan, selama beberapa hari ke depan, tim SAR gabungan juga menggunakan empat alat berat untuk proses evakuasi korban.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 1.020 orang yang sudah mengungsi terbagi di pos pengungsian Lapangan Taman Burung dan rumah kerabat yang aman dari potensi longsor.

Longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat terjadi pada Sabtu (9/1) sebanyak dua kali. Longsor pertama terjadi pada pukul 16.00 WIB, dan longsor susulan terjadi pada pukul 19.00 WIB.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya