Berita

Komjen Listyo Sigit Prabowo/RMOL

Politik

Komisi III: Komjen Sigit Harus Hormati Senior, Senior Juga Harus Hargai Komjen Sigit

SABTU, 16 JANUARI 2021 | 08:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi III DPR M. Nasir Djamil mengurai rekam jejak karir calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang pernah jadi Kapolres Solo hingga Kabareskrim Polri.

Menurut Nasir Djamil, jika dilihat dari catatan karir Komjen Sigit di Polri, hanya sekali menjadi Kapolda yaitu di Provinsi Banten.

"Tentu ini mempengaruhi cara dia melihat Polri. Pandangan saya, ini tantangan terberat bagi Pak Sigit," kata politisi PKS itu dalam acara diskusi virtual Indonesia Leader Talks dengan tema "Kapolri: Titipan atau Idaman?", Jumat malam (15/1).


Nasir Djamil meminta Komjen Sigit dapat menghormati seniornya, pun demikian seniornya harus menghargai Komjen Sigit saat mengemban amanah menjadi TB 1.

"Dalam pandangan saya Pak Sigit harus menghormati senior-seniornya, dan kita berharap senior-seniornya menghargai Pak Sigit, sehingga terjadi kolaborasi di tubuh Polri," tandasnya.

Listyo merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991. Sedangkan Kapolri sekarang Jenderal Idham Azis merupakan lulusan Akpol tahun 1988.

Berdasarkan rekomendasi Kompolnas ke Presiden Jokowi, ada lima Komjen yang layak menjadi Kapolri baru pengganti Jenderal Idham Azis. Salah satunya adalah nama Listyo Sigit.

Sementara empat lainnya adalah senior Sigit yakni lulusan Akpol 1987 hingga 1989. Artinya, Sigit melompati empat jenderal senior dari tiga angkatan di atasnya jika menjadi Kapolri.

Yaitu, Komjen Arief Sulistyanto, (1987), Komjen Gatot Edy Pramono (1988), Komjen Boy Rafli Amar (1988), dan Komjen Agus Andrianto (1989).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya