Berita

Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti/Ist

Politik

Ketua DPD RI Dorong Pemda Dan Kemensos Gerak Cepat Tangani Korban Banjir Kalsel

KAMIS, 14 JANUARI 2021 | 20:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan dilanda banjir imbas curah hujan yang cukup tinggi. Setidaknya, ada empat daerah yang terdampak banjir, yakni Kabupaten Tapin, Kota Banjarbaru, Balangan, dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kabar duka ini pun memantik keprihatinan Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti.

"Saya turut prihatin atas bencana banjir yang melanda. Semoga musibah ini bisa diatasi dengan cepat dan masyarakat di Kalsel bisa kembali beraktivitas tanpa ada halangan apa pun," kata LaNyala dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/1).


Tak hanya menyampaikan rasa prihatin, ia lantas mendorong pemerintah daerah dan BNPB serta Kemensos bertindak cepat mengatasi banjir yang terjadi, sekaligus mengirimkan bantuan yang diperlukan masyarakat.

Tak hanya itu, ia juga meminta pemda setempat melakukan pembenahan agar banjir tak kembali terulang di kemudian hari.

"Sumber penyebab banjir harus segera dicarikan solusinya," tandasnya.

Banjir menggenangi Kabupaten Tapin sejak pukul 01.00 waktu setempat. Peristiwa di kabupaten ini berdampak di Kecamatan Binuang, seperti di Kelurahan Raya Belanti. Saat banjir terjadi, tinggi muka air beragam dari 50 hingga 150 cm.

Banjir juga mengenangi Kota Banjarbaru. Dua kelurahan terdampak di kabupaten ini, yaitu Kelurahan Kemuning (Kecamatan Banjarbaru) dan Kelurahan Guntung Payung (Kecamatan Landasan Ulin). Data sementara, jumlah warga terdampak di dua kelurahan tersebut sebanyak 121 KK.

Sedangkan di Kabupaten Balangan, tercatat 1.708 KK atau 5.919 warga terdampak banjir dengan ketinggian air antara 10 hingga 100 cm. Sementara banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah membuat dua kecamatan tergenang, yakni Kecamatan Barabai dan Hantakan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya