Berita

Ekonom senior Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli Minta Sri Mulyani Contoh Cara Bangkitnya Ekonomi Era Gus Dur, Jangan Diam Dan Ngimpi Terus

KAMIS, 14 JANUARI 2021 | 14:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kinerja Kementerian Keuangan RI kembali dipertanyakan terkait keterpurukan ekonomi dalam negeri akibat utang dan hantaman pandemi Covid-19 yang tak kunjung bangkit.

Menurut mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Rizal Ramli, pemerintah seharusnya bisa mencontoh era pemerintahan terdahulu yang bisa membangkitkan ekonomi dari keterpurukan.

Saat ia menjabat menteri di era Presiden Gus Dur, ekonomi bisa kembali tumbuh positif dengan meningkatkan konsumsi dalam negeri.


"Seperti recovery RI 2000-2001, memang konsumsi domestik obatnya! Lebih manjur dari investasi," kata Rizal Ramli kepada redaksi, Kamis (14/1).

Hal tersebut pun telah dilakukan oleh India. Melalui peningkatan konsumsi, peluncuran vaksin Covid-19 hingga reformasi pertumbuhan, India diproyeksikan menjadi negara dengan pertumbuhan tercepat di Asia.

Berdasarkan laporan UBS Securities India, pertumbuhan PDB riil India akan pulih ke +11,5 persen secara YoY.

"Tapi kok RI belum gas pol konsumsi domestik ya? Masih ngimpi aja," kritik Rizal Ramli.

Belum bangkitnya perekonomian dalam negeri dinilainya terjadi karena Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati tidak benar-benar memahami dinamika ekonomi makro.

"Itu lho 'Menkeu Terbalik'. Memang kalau spesialisasi Ph.D Labour Economics, hanya ngerti istilah-istilah makro-ekonomi, tapi ndak ngerti angka-angka dan linkages (direct & indirect loops) berbagai variable & dinamika ekonomi makro," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya