Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ekspor China Melesat Naik Di Saat Dunia Darurat Corona

KAMIS, 14 JANUARI 2021 | 13:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ekspor China pada Desember 2020 melesat lebih cepat dari perkiraan. Badan Bea Cukai China pada Kamis (14/1)  mengatakan ekspor tumbuh 18,1 persen pada Desember dari tahun sebelumnya, sementara impor naik 6,5 persen.

Ini mendorong surplus perdagangan ke rekor tertinggi dan membantu mendukung pemulihan ekonomi di tengah pandemi.

Ekspor melonjak pada 2020 karena pandemi dan penguncian telah memicu permintaan luar negeri untuk barang-barang China seperti alat pelindung diri dan perangkat elektronik rumah tangga.


Reuters melaporkan, dengan pandemi yang sebagian besar terkendali di dalam negeri, pabrik-pabrik dapat melanjutkan produksi lebih awal daripada kebanyakan tempat lain, memungkinkan China untuk memenuhi permintaan global yang meningkat.

China diperkirakan menjadi satu-satunya ekonomi besar yang mengalami pertumbuhan positif pada tahun 2020. Ekspor tumbuh 3,6 persen selama setahun penuh dan impor turun 1,1 persen.

Li Kuiwen, juru bicara  Administrasi Umum Kepabeanan China, mengatakan pandemi membawa tantangan bagi ekonomi China, namun pertumbuhan perdagangan yang stabil akan membawa pemulihan ekonomi pada 2021.

"Ekspor terus berjalan dengan baik bulan lalu, karena penguncian baru di luar negeri memastikan pergeseran konsumsi dari jasa ke barang bertahan di banyak mitra dagang China," kata Julian Evans-Pritchard, ekonom senior China di Capital Economics, dalam sebuah catatan penelitian.

Para analis mengatakan, ke depan permintaan berkelanjutan untuk pasokan medis harus mendukung ekspor China.

Namun, kenaikan harga bahan mentah dan yuan dikhawatirkan dapat menekan keuntungan eksportir, menurut beberapa ahli. Yuan darat menguat 6,7 persen pada tahun 2020 - kenaikan tahunan pertama dalam tiga tahun.

"Kami pikir perdagangan akan tetap tangguh dalam waktu dekat tetapi akan melemah akhir tahun ini," tukas Evans-Pritchard.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya