Berita

Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Sinovac/Net

Kesehatan

Akhiri Pandemi, Cinta Ajak Masyarakat Mau Disuntik Vaksin Covid-19

RABU, 13 JANUARI 2021 | 22:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Vaksinasi massal yang dilakukan pemerintah dalam rangka melindungi masyarakat dari Covid-19 perlu dukungan dari semua pihak.

Terlebih saat ini Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang telah disuntik vaksin dari Sinovac tersebut.

Dalam rangka mendukung program vaksinasi, Koordinator Cak Imin untuk Indonesia (Cinta), Risharyudi Triwibowo mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi dalam program vaksinasi untuk mengakhiri pandemi Covid-19 yang sudah hampir setahun melanda Indonesia.


"Kami mengajak partisipasi dari sahabat-sahabat, dari masyarakat Indonesia untuk mau divaksin," kata Risharyudi Triwibowo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/1).

Menurut pria yang akrab disapa Bowo ini, vaksin menjadi alat penting untuk melindungi diri dan orang lain agar tidak terpapar virus Covid-19. Dengan mengikuti vaksinasi, masyarakat berarti sudah peduli terhadap masa depan bangsa Indonesia.

"Namun yang lebih penting, vaksin ini juga digunakan untuk melindungi keluarga kita, tetangga kita, melindungi sahabat-sahabat kita. Kalau kita ikut divaksin, berarti sahabat-sahabat peduli terhadap masa depan Indonesia," tandasnya.

Saat ini, Indonesia telah memiliki setidaknya 18 juta dosis vaksin yang didatangkan secara bertahap. Vaksin perdana tiba di Indonesia pada 6 Desember 2020 sebanyak 1,2 juta dosis. Pengiriman kedua dikirim sebanyak 1,8 juta, dan terakhir tiba 15 juta dosis pada Selasa kemarin (12/1).

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya