Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Gubernur Ganjar: Bantuan Tunai Harus Disalurkan, Jangan Nunggu PPKM Selesai

RABU, 13 JANUARI 2021 | 19:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang turut diterapkan di Jawa Tengah diharapkan tak menjadi alasan tersendatnya penyaluran bantuan sosial tunai (BST).

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai mendapat laporan terkait sejumlah kepala daerah yang meminta penundaan BST hingga PPKM selesai.

"Ada laporan dari PT Pos, sejumlah kepala daerah ragu untuk melakukan pembagian BST karena sedang PPKM. Saya tegaskan enggak usah ragu, tetap saja dibagi. Tidak perlu menunggu PPKM selesai, hanya saja harus dibatasi," kata Ganjar seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (13/1).


Guna memperlancar penyaluran, Ganjar meminta daerah bekerja sama dengan PT Pos dan aparat terkait seperti TNI/ Polri dalam rangka pengaturan itu.

"Harapan saya ada kerja sama antara kecamatan, Babinsa, Babhinkamtibmas biar semua tertib. Silakan dibuat rekayasa dengan bentuk apa pun, asal jangan ditunda karena masyarakat memang membutuhkan," tegasnya.

Ganjar juga meminta kepala daerah ikut menyosialisasikan pada masyarakat siapa yang berhak mendapatkan BST itu. Sebab tahun ini memang agak berbeda dari penyaluran tahun sebelumnya.

"Dibantu sosialisasi, siapa yang berhak siapa yang tidak. Argumentasinya apa semua sudah tahu, tinggal disampaikan pada masyarakat," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Regional IV PT Pos Jateng-DIY, Arifin Muchlis menerangkan, ada 1,2 juta masyarakat Jateng yang menerima BST sebesar Rp 300 ribu dari pemerintah pusat. Tahap pertama sudah didistribusikan dan ditargetkan selesai pada akhir Januari.

Selain di kantor pos, pembagian dilebarkan hingga ke kecamatan dan kelurahan untuk menghindari kerumunan. Bahkan, pihaknya juga melakukan pengantaran ke rumah untuk difabel, lansia, dan yang sakit.

"Nantinya kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait protokol kesehatan dengan maksimal.  Harapan kami, BST ini segera bisa direalisasikan karena ini program pemerintah," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya