Berita

Calon tunggal Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo/RMOL

Politik

Listyo Sigit Calon Kapolri, Hery Azumi: Jokowi Komitmen Pada Keberagaman Dan Kinerja

RABU, 13 JANUARI 2021 | 12:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo telah mengajukan Kabareskrim, Komjen Listyo Sigit Prabowo kepada DPR sebagai calon tunggal Kapolri. Banyak kalangan yang merespons positif atas penunjukan mantan ajudan Presiden Jokowi 2014-2016 itu.

Ketua Umum Forum Satu Bangsa, Hery Haryanto Azumi mengatakan, penunjukan Listyo Sigit merupakan bukti bahwa Kepolisian Republik Indonesia telah mengalami perubahan ke arah yang positif pasca Reformasi.

Di mata pendiri Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW) ini, penunjukan Komjen Listyo Sigit juga mengindikasikan kematangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara semakin meningkat.


"Pesan yang ingin disampaikan Presiden Joko Widodo adalah bahwa kinerja yang positif dan komitmen kepada keberagaman adalah kunci dalam membangun bangsa dan negara yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan kelompok," demikian kata Hery kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu siang (13/1).

Lebih lanjut, Hery mengatakan, selama ini Sigit dikenal sebagai anggota Polri yang kerap bersilaturahim dengan berbagai lapisan masyarakat. Bahkan, saat menjabat Kapolda Banten, kedekatannya dengan para Ulama juga diakui oleh banyak pihak.

"Keluwesan Sigit dengan ulama ini tidak dapat dilepaskan dari pengalaman sebelumnya dalam bertugas di daerah-daerah santri, seperti Pati dan Solo," demikin analaisa mantan Ketum PB PMII ini.

Secara khusus, Hery berharap Komjen Sigit dapat menjadikan amanah dari Presiden Jokowi sebagai momentum untuk memperkuat integrasi bangsa.

Selain itu, Hery juga meminta Sigit harus menyampaikan kepada seluruh dunia bahwa Indonesia adalah negara yang berpenduduk mayoritas muslim yang responsif terhadapa perkembangan zaman.

"Dengan mayoritas Muslim yang mengerti dengan kehendak zaman dan siap menjadi contoh dan rujukan bagi dunia," tandas Hery.

Komjen Sigit merupakan pria kelahiran Ambon, Maluku yang menganut agama Kristen.

Sejak awal meski awalnya ada dugaan faktor agama akan menjdi penghambat mulusnya perjalanan menjadi Kapolri, pria yang melejit saat berhasil mengunggakp kasus mega koruspi yang melibatkan Djoko Tjandra telah diajukan Presiden Joko Widodo ke DPR RI pada Rabu (13/1).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Koops TNI Papua Gelar Baksos di Panti Asuhan Santa Susana Mimika

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:09

Mahfud MD Usul Fraksi DPR Dibikin Dua Blok

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:00

Wakapolri Ingin Setiap Kebijakan Polri Bisa Dipertanggungjawabkan secara Ilmiah

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:33

Jimly Asshiddiqie Usul Masa Jabatan KPU seperti MK

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:20

Iran Menolak Tunduk kepada Trump

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:09

Inilah 11 Pimpinan Baru Baznas

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:40

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:25

Setara Institute Catat 221 Pelanggaran KBB Sepanjang 2025

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:15

Operasional TPST Bantargebang Ditargetkan Pulih dalam Sepekan

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:01

Pramono-Rano Berhasil Tuntaskan PR Pemimpin Terdahulu

Selasa, 10 Maret 2026 | 23:29

Selengkapnya