Berita

Tim penyelam TNI AL tetap bekerja meski menghadapi sejumlah kendala/RMOL

Nusantara

Hadapi Gelombang Tinggi, Tim Penyelam TNI AL Tetap Lanjutkan Pencarian Di Tanjung Kait

RABU, 13 JANUARI 2021 | 13:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gelombang laut yang cukup tinggi di perairan Tanjung Kait pada hari ini, Rabu (13/1), ternyata tidak menyurutkan upaya para penyelam dari TNI AL untuk melanjutkan pencarian puing dan jasad korban Sriwijaya Air.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, kapal searider dan perahu karet milik Yon Intai Amfibi I Marinir, Detasemen Jalamangkara, Komando Pasukan Katak, bergoyang cukup keras lantaran tinggi gelombang yang hampir 3 meter.

Sejak pagi tadi, cuaca di Tanjung Kait memang kurang mendukung. Hujan lebat dan awan mendung menaungi aktivitas para regu penyelam hari ini.


Meski demikian, para regu penyelam tampak santai sambil mengendalikan kemudi kapal mereka agar tidak terbalik dan menurunkan jangkar. Para tim penyelam pun tidak patah semangat melihat tingginya ombak.

“Kan di permukaan saja gelombangnya tinggi, di bawah enggak,” ucap salah satu anggota Taifib I Marinir kepada Kantor Berita Politik RMOL di lokasi.

Namun demikian, tetap ada kendala yang dihadapi para penyelam. Yaitu arus yang mulai kencang sehingga menyulitkan para penyelam mendekati titik ping locator black box.

“Arus cukup kencang di bawah tadi,” jelas penyelam dari Denjaka.

Tingginya gelombang ini membuat sejumlah awak media yang mengikuti kegiatan tim penyelam dari TNI AL merasa mual hingga akhirnya muntah lantaran terombang-ambing gelombang besar.

Toh, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para penyelam maupun pewarta untuk melakukan upaya misi pencarian Sriwijaya Air.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya