Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning/Net

Politik

Ribka Tjiptaning Yang PDIP Saja Membangkang, Apalagi Rakyat

RABU, 13 JANUARI 2021 | 12:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Keraguan publik pada proses vaksinasi yang dijalankan pemerintah tampaknya akan semakin menguat. Hal ini seiring dengan penolakan vaksin yang disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning.

Pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam menilai apa yang disampaikan Ribka merupakan sesuatu yang rasional. Sebab, Ribka merupakan lulusan sarjana kedokteran Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang mengerti tentang apa yang terkandung pada vaksin Sinovac.

"Namun dengan seorang Riba Tjiptaning menolak untuk divaksin, maka semakin menguat keraguan publik terhadap vaksin," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/1).


Penolakan Ribka, kata Saiful, akan menimbulkan efek domino di masyarakat. Sebab, anggota Komisi IX DPR itu berasal dari PDIP yang merupakan partai pendukung utama Jokowi.

"Orang akan berpikir Ribka Tjiptaning saja yang PDIP dan semestinya mengikuti arahan pemerintah saja berani untuk membangkang, apalagi rakyat biasa yamg tidak punya keterikatan dengan siapapun," jelas Saiful.

Namun demikian, keberanian Ribka tersebut patut diapresiasi karena dapat membedakan sikap pribadi dengan jabatan dan organisasi kepartaian.

"Kalau tidak sependapat katakan, mesti pahit. Meskipun menurut saya pasti ada risiko-risiko yang akan dihadapi Ribka apabila harus berlawanan dengan program vaksinasi yang sedang digalakkan oleh pemerintah," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya