Berita

Tim penyelam/RMOL

Nusantara

Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter, Pencarian Sriwijaya Air Dihentikan Sementara

RABU, 13 JANUARI 2021 | 11:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pencarian puing dan jasad korban Sriwijaya Air SJ-182 di Kepulauan Seribu dihentikan sementara. Penyebabnya karena cuaca ekstrem yang terjadi di tengah laut.

Begitu tegas Deputi Bidang Bina Tenaga dan Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Abdul Haris Achadi kepada wartawan, Rabu (13/1).

“Untuk sementara off. Kita lihat cuaca ini. Dapat informasi di sana tinggi gelombang 2,5 meter,” ujarnya,


Haris mengatakan pada pukul 09.30, Basarnas bersama KM Karna melakukan pencarian puing dan korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.

Mereka juga datang dengan membawa tenaga medis untuk melakukan tes usap di lokasi. Tujuannya untuk memastikan para tim penyelamat dalam keadaan sehat dan siap.

Namun, langkah untuk melakukan pencarian puing dan jasad korban terpaksa dihentikan, lantaran para petugas rescue dari Basarnas dan unsur terkait menghadapi kendala adanya gelombang tinggi di tengah laut.

“Baru sampe mulut kolam kita terpaksa harus balik kanan karena cuacanya. Dapat informasi di lokasi cuaca ekstrem sampai 2,5 meter tinggi gelombang dan kami keluar 1,5 meter tinggi gelombang,” katanya.

“Di lokasi masih tetap ada kapal Basarnas. Saya melihat juga di kolam ada beberapa kapal yang tidak melanjutkan tapi standby di tempat,” tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya