Berita

Presiden Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Erdogan: NATO Tidak Banyak Membantu Turki Dalam Perang Melawan Teroris

RABU, 13 JANUARI 2021 | 08:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Turki menyatakan kekecewaannya terhadap NATO karena membiarkan negara itu menangani masalahnya sendiri.   

Pada Selasa (12/1) Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa NATO tidak memberikan bantuan yang cukup kepada Turki dalam perang melawan terorisme, seperti yang dilaporkan RIA Novosti, dan dikutip dari News Arm.

"Keamanan Uni Eropa dan NATO dimulai di perbatasan timur kami. Kami tidak pernah menolak untuk bekerja sama dalam perang melawan terorisme sebagai bagian dari NATO," kata Erdogan


"Namun, mengapa negara-negara NATO kemudian membiarkan kami sendiri dalam perang melawan terorisme? Siapa, selain Turki, yang gigih memerangi ISIS?" kata Erdogan dalam pidatonya di Ankara.

Selain mengeluhkan kekecewaannya terhadap NATO, Erdogan juga mengecam Amerika Serikat karena mengirim bantuan militer ke Pasukan Demokratik Suriah yang didominasi Kurdi, yang dipandang Ankara sebagai organisasi teroris yang terkait dengan Partai Pekerja Kurdistan.

Erdogan mengatakan bahwa ribuan truk dengan senjata dan kendaraan telah dikirim ke kelompok teroris (milisi Kurdi Suriah). "Mereka memulai perang melawan kami, menggunakan semua ini," tambah Erdogan.

Ia mengatakan, sebagai negara NATO, Turki akan terus melawan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya