Berita

Politisi Demokrat Andi Arief/RMOLNetwork

Kesehatan

Siap Disuntik Sinovac, Andi Arief: Ekses Negatif Itu Risiko, Pemerintah Jangan Lepas Tangan

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 20:26 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah akan mulai menjalankan vaksinasi massal pada Rabu besok (13/1) pasca keluarnya izin penggunaan darurat vaksin Sinovac oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Rencana ini pun disambut positif oleh sejumlah kalangan, salah satunya politisi Demokrat Andi Arief.

Andi Arief menjelaskan, sampai saat ini ia beserta keluarga dalam keadaan sehat meski di tengah pandemi Covid-19. Mengenai rencana vaksinasi massal, ia pun mengaku siap.


"Terhadap rencana vaksinasi Covid, saya akan menyatakan siap," kata Andi Arief di akun Twitternya, Selasa (12/1).

Kendati demikian, mantan staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini meminta pemerintah untuk bertanggung jawab bila vaksin yang memiliki tingkat efikasi sebesar 65,3 persen itu berdampak negatif bagi kesehatan penerima vaksin.

"Jika ada ekses negatif, itu risiko. Namun pemerintah jangan lepas tangan," tandasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya