Berita

Suparji Ahmad/Net

Politik

Sentil Mahfud MD Soal Tebak Buah Nangka Kapolri Baru, Suparji Ahmad: Sebaiknya Hindari Narasi Spekulatif

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 14:51 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menko Polhukam Mahfud MD disarankan menghentikan pernyataan yang menimbulkan spekulasi di publik, terkait sosok calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis.

Pengamat hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad mengatakan pengisian jabatan Kapolri merupakan amanat konstitusi dan Undang Undang.

Kata Suparji, sebagai Ketua Kompolnas seharusnya Mahfud menggunakan narasi dan mekanisme yang tepat.


"Sesungguhnya apa urgensi tebak-tebak buah nangka mengungkap dalam twiter. Serahkan saja sesuai mekanisme UU yakni nama yang diusulkan presiden ke DPR," demikian kata Suparji kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/1).

Dalam pandangan Suparji, publik sudah memahami bahwa saat ini nama calon Kapolri belum pasti karena masih menunggu usulan dari Presiden Joko Widodo.

"Sebaiknya gunakan melalui mekanisme ketatanegaraan dan kalau bermaksud melalui medsos hindari narasi yang spekulatif," demikian kata Suparji.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memberikan pernyataan terkait sosok calon pengganti Jenderal Idham Azis melaluiakun akun Twitter pribadinya, Selasa (12/1).

“Nama calon kapolri yang beredar di media sekarang masih tebak-tebak buah nangka alias spekulasi. Sampai saat ini presiden belum mengirim nama calon kapolri ke DPR,” tegasnya.

“Belum ada yang tahu siapa calon Kapolri kita, sebab presiden masih terus mempertimbangkan secara seksama siapa yang paling tepat untuk jabatan tersebut,” tutupnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya