Berita

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo/Repro

Kesehatan

Ketua Satgas Covid-19: Adanya Vaksin Jangan Sampai Membuat Kita Kendor!

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 14:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketersediaan vaksin Covid-19 yang ada di Indonesia diharapkan tidak membuat masyarakat lengah terhadap protokol kesehatan.

Begituah yang diungkapkan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo, dalam jumpa pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (12/1).

"Dalam berbagai kesempatan Bapak Presiden (Joko Widodo) selalu mengingatkan para menteri, dan khususnya ketua satgas penanganan Covid-19, bahwa adanya vaksin ini jangan sampai membuat kita kendor," ujar Doni.


Doni menerangkan, vaksin yang sebanyak tiga juta dosis dalam bentuk jadi, serta 15 juta dosisi dalam bentuk bahan baku (bulk) yang datang hari ini, harus tetap diimbangi dengan penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat.

Sebab dia mencatat, potensi penularan Covid-19 masih cukup tinggi jika meliat angka kasus aktif Covid-19 yang masih melonjak, dalam kurun waktu Minggu kedua bulan November 2020 hingga pertengahn bulan Januari 2021 sekarang ini.

Di mana, pada awal minggu kedua bulan November tahun lalu kasus aktif berada diposisi terendah, yaitu 12,12 persen dengan akumulasi sebesar 54 ribu orang. Tetapi pada hari ini, atau (data) hari kemarin tercatat kasus aktif sudah mencapai sekitar 123 ribu orang.

"Vaksin ini harus diimbangi dengan kepatuhan kepada protokol kesehatan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dilarang berkerumun dan mencucui tangan dengan sabun dan air mengalir," kata Doni.

"Inilah yang harus dipahami oleh kita semua, bangsa Indonesia, bahwa vaksin harus paralel dengan kedisiplinan, dan harus paralelel dengan kepatuhan. Dan ini tidak cukup hanya untuk diri sendiri, tetapi harus dikembangkan dan ditularkan kepada orang disekitar kita," tandasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya