Berita

Kedatangan vaksin Covid-19 beberapa waktu lalu/Setpres

Kesehatan

Indonesia Dijadwalkan Terima 15 Juta Bahan Baku Vaksin Covid-19 Hari Ini

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 09:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebanyak 15 juta bahan baku vaksin Covid-19 akan diterima Indonesia. Jika sesuai jadwal, seluruh bahan baku vaksin yang akan diolah PT Bio Farma itu tiba di Indonesia pada hari ini, Selasa (12/1).

"Ada sedikit berita baik, 15 juta bahan baku vaksin akan datang, insyaAllah besok (hari ini, red), dari Sinovac," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Senin (11/1).

Budi menjelaskan, pengolahan bahan baku untuk menjadi vaksin jadi itu memerlukan waktu sekitar satu bulan. Setelah diolah, jelas Menkes, 15 juta bahan baku itu akan menjadi 12 juta dosis vaksin jadi.


"Sehingga nanti di awal Februari kita sudah punya 12 juta vaksin jadi dari 15 juta bahan baku ini,” ujarnya.

Lebih jauh, Budi Sadikin juga menginformasikan, kedatangan bahan baku vaksin tersebut merupakan upaya diplomasi yang selama ini dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Menteri Luar Negeri.

Menurutnya, kerja sama vaksin dengan negara-negara di dunia itu akan membuat Indonesia mendapat puluhan juta dosis vaksin gratis.

"Diharapkan minimal 54 juta dosis, maksimal bisa menjadi 108 juta dosis vaksin gratis kita bisa dapatkan," tutur Budi.

Indonesia sendiri bergabung dalam program vaksin multilateral atau yang disebut GAVI. Kelompok ini berupaya memastikan vaksin Covid-19 bisa didapatkan oleh negara-negara di seluruh dunia dengan harga yang terjangkau.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya