Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Rasa Jengkel Jokowi Karena Menteri Gagal Terjemahkan Nawacita

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 00:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rasa jengkel Presiden Joko Widodo yang mendapati fakta bahwa kedelai masih impor adalah teguran keras bagi kinerja menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Direktur Eksekutif Parameter Indonesia, Adi Prayitno mengatakan, teguran keras itu wajar karena menteri masih gagal menafsirkan nawacita Presiden Jokowi di periode kedua ini.

"Menteri tak sepenuhnya bisa terjemahkan visi nawacita Jokowi. Rasa kaget itu mestinya dimaknai teguran keras presiden ke menteri," ujar Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (11/1).


Adi mengibaratkan jalannya kabinet seperti sebuah tim sepak bola di mana Presiden Jokowi berperan sebagai manajer dan pelatih tim.

"Ibarat tim sepak bola, Jokowi itu pelatih sekaligus manajer tim. Menteri sebagai pemain seharusnya sudah bisa nyetel, bermain total untuk maksimalkan janji nawacita," katanya.

Dengan kepala negara yang sama dan visi nawacita yang sama pula, kata Adi, seharusnya menteri-menteri di kabinet bisa langsung tancap gas bekerja.

"Periode kedua ini mestinya menteri sudah hafal betul apa yang diinginkan Jokowi. Bukan sebaliknya, Jokowi yang kesulitan memahami kinerja menteri," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya